Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Proyek 2024 Tunda Bayar! Pengusaha di Riau Jual Truk dan Ekskavator untuk Bertahan
BUALBUAL.com - Akibat tunda bayar kegiatan tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berdampak hampir di semua sektor. Tak terkecuali para pengusaha konstruksi.
Salah satu rekanan yang mengerjakan proyek Pemprov Riau terpaksa menjual aset kendaraan akibat adanya tunda bayar kegiatan pemerintahan itu.
Aset yang dijual di antaranya satu unit truk molen, dua unit mobil dump truk, dan satu unit ekskavator. Bahkan rekanan tersebut terang-terangan menempel spanduk berukuran 1x1 meter dengan tulisan "Dijual Akibat Tunda Bayar Pemprov".
Jupri, orang kepercayaan kontraktor yang diberi amanah untuk menjualkan kendaraan dan alat berat tersebut mengatakan, jika kendaraan tersebut dijual akibat tunda bayar Pemprov Riau, sehingga mobil bosnya terbenam dan tidak ada lagi modal usaha untuk pekerjaan lainnya.
"Gara-gara tunda bayar proyek Pemprov makanya dijual untuk bayar-bayar bahan dan pekerja," katanya, Senin (23/6/2025).
Dia mengatakan, kendaraan dan alat tersebut sudah dijajakan mulai bulan Maret lalu. Hal ini karena belum ada kejelasan dari pemerintah kapan kegiatan akan dibayar.
"Sudah mulai bulan Maret kemarin kami jual, tapi belum laku. Yang bertanya-tanya banyak, tapi belum ada yang cocok harganya," tukasnya.
Untuk diketahui, tunda bayar kegiatan Pemprov Riau tahun 2024 mencapai Rp915 miliar. Tunda bayar tersebut hampir di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun paling banyak terdapat di Dinas PUPR-PKPP Riau yang mengerjakan konstruksi jalan maupun jembatan.

Berita Lainnya
Ape Pasal? Mahasiswa Tolak Gebyar Budaya Melayu di Tualang Siak
Kejam!! Sudah 12 Tahun Bekerja, Buruh di PT Ayam Mas Rohil di PHK Lewat WhatsApp
Pemasangan Patok di Dekat Lahan Aspar oleh Pemprov Kepri Dipertanyakan
Perangkat Desa Diduga Ikut Kampanye, Bawaslu Bintan Rekomendasi Pemberian Sanksi
Ketua PPWI Kuansing Angkat Bicara Terkait Aksi Video Viral Tambang Emas di Desa Tanjung Pauh
Kebakaran di Tembilahan, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
Ketua Ajoi Tubaba Sebut Kapus Candra Mukti Tidak Mengerti Tentang UU KIP
DEMA FTK UIN Suska Riau Antar Terduga Pelaku ke Polisi, Tegaskan Dukungan pada Penegakan Hukum
PSMTI Inhil Dukung Deklarasi Cinta Damai dan Peduli Kesehatan
Oknum Lurah di Pekanbaru Diduga Lecehkan Anggota Panwaslu di Kantor
Kakek 77 Tahun di Meranti Ini Belum Ditemukan, Hilang Saat Mencari Kayu Tangkai Cangkul
Kadishub: Seharusnya Siaga Hingga Akhir PSBB 'Pos Kosong di Pintu Masuk Panam'