Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Meski Dihadapkan Dengan Pandemi Covid-19
Gubri Sebut Ekspor CPO dan Kertas Triwulan I 2020 Menggembirakan
BUALBUAL.com - Meski dihadapkan dengan pandemi virus corona (covid-19), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyebutkan bahwa neraca perdagangan untuk sektor industri kelapa sawit dan kertas masih menggembirakan pada periode triwulan I 2020.
"Alhamdulillah, kemarin dari sisi ekspor CPO dan terutama kertas, masih menggembirakan pada triwulan I," kata Gubri, Jumat (15/5/2020) di Gedung Daerah Pekanbaru.
Bahkan, dia mengungkapkan pada periode tersebut nilai ekspor Provinsi Riau lebih besar dari nilai impor.
"Kalau kita lihat angkanya dari segi neraca perdagangan, kita lebih besar impor dari pada ekspor. Tapi triwulan I kemarin kita ekspor lebih besar dari pada impor," ungkapnya.
"Ini salah satu juga yang bisa bertahan di Riau. Jadi saya rasa harga sawit juga tidak terlalu terganggu, sampai saat ini masih bagus," tambah Syamsuar lagi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) neraca perdagangan di Provinsi Riau periode Januari-Maret 2020 mengalami surplus sebesar 2,91 miliar dolar AS, walau hampir sebagian sektor ekonomi lesu akibat dampak covid-19.
BPS mengungkap, surplus neraca perdagangan tersebut dipicu oleh surplus dari sektor non migas sebesar 2,87 miliar dolar AS. Sementara untuk sektor migas, sebesar 39,98 juta dolar AS.
Dari sisi volume perdagangan, periode Januari-Maret 2020 mengalami surplus sebesar 4,669 juta ton. Hal ini didorong oleh surplusnya neraca volume perdagangan sektor non migas sebesar 4,502 juta ton dan sektor migas sebesar 167.230 ton.

Berita Lainnya
Usaha Santan Kelapa Menjanjikan Ditengah Harga Kelapa yang Berfluktuasi di Inhil
Pasar Minggu di Pinggir Pantai Pekon Walur Pesibar, Selain Lengkap Harga Juga Terjangkau
Di hadapan Bupati Wardan, Kadin Inhil dan DPMPTSP Inhil Gelar Sosialisasi Keppres Nomor 18 Tahun 2022
Tingkat Ketimpangan Riau Masih Rendah, Tapi Gini Ratio Perkotaan Naik Jadi 0,345
BI Perwakilan Riau Pastikan Semua Karyawan Sudah Jalani Rapid Test
Dampak Virus Corona, Ramayana PHK Karyawannya
Harga Kelapa Sawit Naik, Permintaan Dalam Negeri Meningkat
Nilai Tukar Petani Riau di Bulan Juni Menurun
Raih Penghargaan Indonesia Living Legend Companies 2022, Sambu Group Dedikasikan Untuk Petani Kelapa
Kadisbudpar Bintan: Program ACDH, UNAIR Datang ke Pengudang
Kelola Uang dengan Baik Mulai Sekarang, Jangan Tunggu Pandemi Berakhir
Perbedaan Emas Fisik dan Emas Digital yang Perlu Diketahui