Ratusan Massa Kepung Kantor Polsek Kuantan Hilir, Desak Polisi Lepaskan Terduga PETI
BUALBUAL.com - Ratusan massa menggelar aksi demonstrasi di Kantor Polsek Kuantan Hilir yang berlokasi di Jalan Sudirman, Pasar Baru, pada Selasa malam (7/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Aksi tersebut berlangsung cukup tegang dengan konsentrasi massa yang terus bertambah hingga memenuhi area depan kantor polisi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aksi unjuk rasa ini diduga dipicu oleh penangkapan sejumlah warga yang terlibat dalam aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Petai, Kecamatan Inuman. Penindakan yang dilakukan aparat kepolisian tersebut memicu reaksi dari kelompok masyarakat yang merasa keberatan atas penangkapan tersebut.
Massa yang tidak terima kemudian bergerak secara spontan menuju Kantor Polsek Kuantan Hilir. Mereka datang secara berkelompok, sebagian menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, serta langsung berkumpul di depan kantor polisi sambil menyuarakan tuntutan. Dalam aksi tersebut, massa mendesak pihak kepolisian agar segera melepaskan rekan-rekan mereka yang diamankan.
Situasi di lokasi sempat memanas dengan teriakan-teriakan dari massa yang meminta kejelasan dan transparansi dari aparat penegak hukum. Meski demikian, aparat kepolisian tetap berupaya menjaga situasi agar tidak semakin kondusif dengan melakukan pengamanan di sekitar area kantor serta mengimbau massa untuk tetap tertib.
Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian menyebutkan bahwa aksi tersebut berlangsung cukup lama dan dipenuhi ketegangan. Ia juga menyampaikan bahwa sebagian massa terlihat emosi, namun belum sampai terjadi tindakan anarkis.
“Banyak yang datang, mereka minta teman mereka dilepaskan. Suasananya tegang, tapi masih bisa dikendalikan,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Kuantan Hilir terkait kronologi lengkap penangkapan maupun sikap kepolisian terhadap tuntutan massa. Pihak kepolisian juga belum memberikan informasi lebih lanjut terkait jumlah orang yang diamankan dalam operasi penertiban aktivitas PETI tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat, mengingat aktivitas PETI kerap menimbulkan polemik antara penegakan hukum dan kondisi sosial ekonomi warga di wilayah tersebut.

Berita Lainnya
Ditemukan Dalam Karung, Kartini Tewas di Bunuh Suami dan Dua Anaknya
Siswi yang Diadukan Hilang di Pekanbaru, Berhasil Ditemukan Polisi, Nyatanya Lari dari Rumah
Ruko 3 Lantai Jualan Patung Baju di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru Terbakar
Tolak RUU HIP, Empat Tuntutan Tokoh Riau di Gedung DPRD
Berdebat Dengan Pemuda Kuala Kampar, Gubri Syamsuar Jangan Marah
Diduga Pihak Kecamatan Main Proyek DD, Ketua DPRD Mesuji Angkat Bicara
Yayasan RA Ulul Albab Kotabumi Selatan Diduga Lakukan Pungli Dengan Dalih Untuk Operator Kemenag
Diduga Anggaran Publikasi Media Tebang Pilih, Gabungan Wartawan Rohil Minta Hearing
Teror Harimau Sumatra di Desa Danai Inhil Kian Nyata, Sapi Diterkam, Sekolah Berpotensi Diliburkan
Anak-anak Mengaji di Inhil, Temukan Seorang Pemuda Gantung Diri di Musholla
Warga Tanjungpinang Kecewa Tak Dapat Kupon Jalan Santai
Nyawa Tinggal Sehelai Benang! Harimau Sumatera Seret Pekerja, Diselamatkan Cahaya Alat Berat