RT Terbesar Se-Indonesia? Sumardany Kaget Satu RT di Pekanbaru Dihuni Lebih dari 1.000 KK!
BUALBUAL.com - Anggota Komisi I DPRD Riau, HM Sumardany Zirnata, menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang tata kelola keterbukaan informasi publik di RT 01/RW 09 Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Rabu malam (6/5). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat sebelum Ranperda disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Dalam sosialisasiDALAM Sumardany menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik agar masyarakat mendapatkan hak yang sama dalam mengakses informasi dari pemerintah. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Ia mencontohkan keterbukaan informasi sangat diperlukan dalam pelaksanaan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Masyarakat, kata dia, harus mengetahui secara jelas mekanisme dan aturan yang diterapkan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Bapak dan Ibu berhak mengetahui seluruh sistem PPDB dengan jelas dan tidak boleh ada informasi yang ditutup-tutupi oleh pihak terkait,” ujar Sumardany di hadapan warga.
Politisi Partai Demokrat tersebut juga mengajak masyarakat aktif memberikan kritik, masukan, maupun saran terhadap draf Ranperda yang telah dibagikan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting agar Perda yang nantinya disahkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan publik.
“Kalau belum sempat menyampaikan secara langsung, silakan ditulis aspirasi masyarakat supaya Ranperda ini semakin baik saat disahkan nanti,” katanya.
Namun dalam kegiatan itu, perhatian Sumardany turut tertuju pada kondisi lingkungan setempat setelah kepala lingkungan, Doni Saputra, menyampaikan bahwa wilayah tersebut memiliki jumlah penduduk yang sangat besar.
Doni menjelaskan, satu RT di kawasan itu dihuni lebih dari 1.000 kepala keluarga yang tersebar di delapan kawasan perumahan. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar pembangunan lingkungan masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.
“Lebih dari seribu KK ada di sini Pak Dewan, dengan delapan perumahan dalam satu RT. Kami berharap ada perhatian pemerintah karena pembangunan lingkungan, termasuk musala, masih banyak dilakukan secara swadaya,” ujar Doni.
Mendengar hal tersebut, Sumardany mengaku terkejut dengan besarnya jumlah penduduk dalam satu RT. Ia bahkan menyebut kawasan itu bisa menjadi salah satu RT terbesar di Indonesia.
“Kalau satu RT sudah lebih dari 1.000 KK dengan delapan perumahan, ini luar biasa dan mungkin termasuk RT terbesar di Indonesia,” ucapnya yang disambut antusias warga.
Di akhir kegiatan, Sumardany juga mengingatkan warga agar menjaga persatuan menjelang pemilihan ketua RT yang akan berlangsung pada Ahad mendatang. Ia berharap masyarakat dapat memilih pemimpin lingkungan yang mampu membawa perubahan dan menjadikan kawasan tersebut sebagai pemukiman yang lebih maju dan nyaman.

Berita Lainnya
Lama Dinanti, Sentuhan Bupati Kasmarni Bengkalis Juara Umum MTQ Riau 2023
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Inhil, Ini Respon Warga
MUI Pekanbaru Himbau Sebaiknya Umat tidak Berziarah Kubur
Polres Karimun Datakan Warga Yang Belum Dapatkan Bansos dari Pemerintah
Hari Sabtu Nanti Perumda Tirta Indragiri Tak Beroperasi, Ayo Tampung Air dari Sekarang
Sekda Serahkan Sertifikat Tanah Program Tora 2020 di Empat Desa Se-Rambah Samo
PJ Bupati Inhu Hadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020
LAM Riau Anugerahkan 'Ingatan Budi' kepada Kapolri Listyo Sigit, Ini Makna Filosofisnya
Gubernur Kepri Dapat Penghargaan Langsung dari Ketua Dewan Pers
Gubri: Kerukunan Modal Dasar Membangun Bangsa
Henny Sasmita: Tenun Bengkalis Harus Jadi Aset Budaya dan Sumber Ekonomi
Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 Tubaba Disepakati DPRD