Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Jangan Cuma Game yang Di-Update, Amal Juga! Pesan HM Sumardany Saat Ratusan Warga Ikuti Pawai Obor 1 Muharram
BUALBUAL.com - Ratusan warga memadati jalan-jalan di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Senin (15/6/2026) malam, dalam rangka mengikuti pawai obor memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh khidmat tersebut turut dihadiri Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau, HM Sumardany Zirnata. Kehadiran legislator asal Pekanbaru itu disambut antusias oleh masyarakat yang ikut serta dalam tradisi tahunan menyambut pergantian tahun Hijriah.
Pawai obor diikuti oleh anak-anak, remaja, hingga orang tua. Dengan membawa obor yang menyala, peserta berjalan mengelilingi lingkungan setempat sambil melantunkan salawat dan takbir, menciptakan suasana religius yang penuh kebersamaan.
Dalam sambutannya, HM Sumardany Zirnata mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
"Kalau Tahun Baru Islam ini yang dihitung amalnya. Jangan sampai umur bertambah tapi amalnya, salatnya masih versi beta, belum di-upgrade. Jadi jangan hanya game-nya saja yang di-update, tapi amalannya juga di-update," ujar Sumardany di hadapan peserta pawai.
Ia secara khusus berpesan kepada anak-anak dan remaja agar lebih memperhatikan ibadah sehari-hari, terutama salat lima waktu.
"Kalau subuhnya masih bolong, di tahun berikutnya sempurnakanlah amal ibadah kita. Apa yang kurang di tahun sebelumnya, kita perbaiki di tahun ini dan tahun yang akan datang," katanya.
Selain mengingatkan pentingnya meningkatkan keimanan, Sumardany juga mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tradisi pawai obor yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Melayu dan umat Islam sejak dahulu.
"Ini adalah budaya dari dulu. Zaman kami kecil-kecil juga seperti ini. Karena kami juga tinggal di Kampung Gobah. Nanti kalau adik-adik sudah remaja, sudah dewasa, lestarikanlah budaya ini. Agar nanti ketika memiliki anak dan keluarga, mereka juga bisa melihat dan merasakan budaya yang sama," ungkapnya.
Menurut Sumardany, tradisi pawai obor tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
Ia berharap semangat menyambut Tahun Baru Islam dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memperbaiki diri serta menjaga kekompakan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Pesan kami, jagalah kekompakan, saling mengingatkan dalam kebaikan. Insya Allah di setiap momen-momen seperti ini kita bisa kembali bertemu pada Tahun Baru Islam berikutnya," tutupnya.
Kegiatan pawai obor berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Cahaya obor yang menerangi malam menjadi simbol harapan agar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, serta peningkatan kualitas iman dan takwa bagi seluruh masyarakat.

Berita Lainnya
Entry Meeting Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Atas LKPD Inhil Tahun Anggaran 2023
Bunda PAUD Kuansing Kukuhkan Pengurus PAUD dan Posyandu Kuantan Tengah 2026 - 2030
Bupati Kasmarni Apresiasi Kinerja Bawaslu Bengkalis Jaga Kondusifitas Pilkada 2024
Pimpin Rakor Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Kepri, Gubernur Ansar Harap Jadi Permodelan Nasional
Terpilih Secara Aklamasi, Supri Handayani Jabat Ketua Umum KONI Inhu Periode 2023-2027
Camat Mandau Riki Rihadi, beri PenghargaanJuara Lomba Evaluasi Penilaian Terbaik Kelurahan Tahun 2024
Dari Viral ke Perbaikan: Jalan Parit Guntong Reteh Kini Lebih Layak Dilalui
Tutup Lubang Semburan Gas di Ponpes Al Ihsan, ESDM Riau Bekerjasama dengan PT EMP Bentu
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2024
Gubernur Ansar Serius Tindaklanjuti Instruksi Presiden Soal Pengendalian Inflasi
Pemkab Bintan Gelar Upacara Peringatan HUT Provinsi Kepri ke 20
33 Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Kibarkan Sang Merah Putih di Gerbang Utara NKRI