KLM Bima Sakti Karam di Siak, 130 Ton Tepung Sagu Tumpah dan Hanyut ke Sungai
BUALBUAL.com - Kecelakaan laut menimpa Kapal Layar Motor (KLM) Bima Sakti di Perairan Kampung Sungai Kayu Ara, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Senin (15/6/2026) siang lalu.
Kapal yang membawa muatan 130 ton tepung sagu tersebut, karam setelah mengalami kerusakan mesin dan kandas saat air sungai surut.
Meskipun sebagian besar muatan tumpah dan hanyut ke sungai, seluruh kru kapal yang terdiri dari seorang nahkoda dan empat Anak Buah Kapal (ABK) dinyatakan selamat.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasi Humas Polres Siak Aiptu Dedek Prayoga, membenarkan kejadian itu.
Menurut Dedek, peristiwa itu bermula saat kapal tersebut berlayar, Minggu (14/26) sekitar pukul 20.00 WIB, saat KLM Bima Sakti bertolak dari Pelabuhan Bangsal Sagu, Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan tujuan Kota Pekanbaru.
Namun, petaka mulai datang sekitar pukul 23.00 WIB saat kapal melintasi Perairan Selat Lalang. Bagian gearbox kapal mengalami kerusakan fatal hingga membuat kapal mati total. Meski nahkoda sempat menurunkan jangkar, kuatnya arus surut tetap menyeret kapal keluar dari jalur aman.
“Keesokan harinya, Nahkoda KLM Bima Sakti, Sudirman, mencoba meminta bantuan kepada nelayan dan warga yang melintas. Sekitar pukul 10.30 WIB, bantuan datang dari KM Selly yang kemudian menarik kapal naas tersebut menuju Perairan Kampung Sungai Kayu Ara untuk berlindung dan melakukan perbaikan,” kata Dedek.
Kata Dedek, setibanya di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, nahkoda memutuskan untuk lego jangkar di pinggir perairan dekat tebing sungai.
Saat air sungai mulai surut drastis, lambung kapal terhempas ke dasar dan kandas. Seiring air yang terus menyusut, bagian buritan kapal kehilangan keseimbangan hingga miring ke satu sisi.
Akibatnya, dinding kapal tak mampu menahan beban dan puluhan ton tepung sagu tumpah ruah ke sungai, hanyut terbawa arus.
“Melihat kondisi darurat tersebut, warga Kampung Sungai Kayu Ara bergerak cepat. Menggunakan perahu cepat (speed boat), warga berhamburan ke lokasi untuk menyelamatkan para kru kapal,” katanya.
Kerugian materil akibat hanyutnya komoditas sagu tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Berita Lainnya
Viral di Medsos, Pemuda Tewas dengan Luka Parah di Kepala Diduga Akibat Pembegalan
Opsnal Polsek Tampan Pekanbaru Berhasil Bekuk Pencuri Sepeda Motor di Klinik
Perangkat Desa Diduga Ikut Kampanye, Bawaslu Bintan Rekomendasi Pemberian Sanksi
Seekor Harimau Tampakkan Diri di Kawasan PT THIP Pelangiran
BPN Bintan Diduga Lalai, Masa Hutan Mangrove Dibuatkan Sertifikat
Ini Hasil Uji Laboratorium Sampel Pada Sengketa Poktan dan PT THIP Pelangiran
Dugaan Pencurian Arus listrik Proyek Kacabdin IV Kotabumi Akan Memasuki Babak Baru
Hevi Heri Antoni Gerak Cepat! Kabel Semrawut yang Nyaris Membahayakan Warga Akhirnya Ditata
Dua Tim Raksasa Spanyol, Barcalona dan Real Madrid Bersimpati Atas Peristiwa Tsunami di Selat Sunda
WN Inggiris di Indonesia Tewas Mendadak Saat Bersepeda
Sijago Merah Lahap Tiga Rumah dan Satu Warga Tewas Terbakar
Tak Mau Penyintas Narkoba Terpuruk! BNNK Pelalawan Siapkan Jalur Kerja dan Usaha