Polisi Sudah Periksa 5 Saksi
Apa yang Terjadi pada dr. Alex? Polisi Periksa 5 Saksi, Hasil Otopsi Jadi Kunci Pengungkapan Kasus
BUALBUAL.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak, bergerak cepat mengusut misteri kematian dr. Alex Cristo Loris, dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi yang ditemukan tewas di samping pagar RSUD Tengku Rafian Siak. Hingga saat ini, polisi dilaporkan sudah memeriksa lima orang saksi.
Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais, mengkonfirmasi agenda pemeriksaan saksi-saksi tersebut telah berjalan guna mengumpulkan keterangan dan petunjuk di lapangan.
“Dua dokter pembimbing dan tiga staf rumah sakit yang menemukan korban sebelum ini (sudah diperiksa),” ujar AKP Kosmos kepada awak media, Jumat (17/7/2026).
Seperti diberitakan sebelumnya, warga di sekitar Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam, digegerkan dengan penemuan jasad dr. Alex di area semak-semak luar pagar RSUD Selasa (14/7/2026) lalu.
Korban yang baru bertugas kurang dari sebulan di rumah sakit tersebut sempat dilaporkan hilang oleh istrinya sejak Senin sore.
Saat ditemukan, jasad korban yang masih mengenakan kemeja biru muda dan celana hitam tersebut mengalami beberapa lebam di bagian tubuh.
Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.
Selain memeriksa kelima saksi, pihak kepolisian juga telah mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi sebelum akhirnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Polres Siak menyatakan bahwa titik terang mengenai penyebab kematian dokter spesialis tersebut sangat bergantung pada hasil pemeriksaan forensik yang saat ini masih diproses.
“Belum bisa dipastikan (penyebab kematiannya). Namun, dari pemeriksaan awal di lokasi, terlihat ada beberapa bagian tubuh yang mengalami lebam. Saat ini hasil otopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara belum keluar,” pungkas AKP Kosmos.

Berita Lainnya
Sopir Ayam Potong Tewas Ditembak Orang yang Tidak Dikenal
Tidak Ada Papan Plang Proyek, Penimbunan Jalan Poros Kecamatan Pekaitan Diduga Pembangunan Siluman
Tragis! Bocah 7 Tahun Diterkam Buaya Saat Cuci Kaki di Parit Desa Sungai Nyiur
Dinas PUPR Riau Turunkan Dua Alat Berat untuk Mengatasi Banjir di Rohil
Buaya Rawa Serang Warga Maredan Siak, Selamat Setelah Bacok Kepala Buaya
Datuak Mangkuto Jilelo: Jalur Sang Jendral Harus Bangkit dan Berjaya Lagi!
Bantuan Sembako untuk Jurnalis, Pemkab Rohil Terkesan Pilih-Pilih "Ada Anak Tiri, Ada Anak Kandung"
Diduga Ditabrak Kendaraan, Bangkai Tapir Tergeletak di Pinggir Jalan
Kecelakaan di Desa Mumpa Satu Orang Meninggal Dunia, Diduga Akibat Rem Blong
Hilang Selama 3 Hari, Nelayan di Inhil Ditemukan dalama Keadaan Tidak Bernyawa
18 Warga Jadi Korban! Polres Inhil, Pemkab dan BKSDA Bersatu Kejar Kera Liar Peneror Tembilahan
Dampak Ekonomi Rakyat Jadi Korban, Sang Ibu Meninggal karena Kelaparan 'Dua Hari Minun Air Galon'