Pemko Diminta Bertindak!
Rumah Diserbu Lalat dari Pagi hingga Malam! Warga Kulim Sudah Bertahun-tahun Menunggu Solusi
BUALBUAL.com – Warga Jalan Jati Jajar I, Lintas Timur, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, kembali mengeluhkan serbuan lalat yang diduga berasal dari peternakan ayam di sekitar kawasan permukiman. Gangguan tersebut disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan yang benar-benar menyelesaikan masalah.
Menurut warga, populasi lalat meningkat drastis setiap kali peternakan memasuki masa panen atau saat bibit ayam baru dimasukkan ke kandang. Dalam kondisi itu, ribuan lalat memenuhi kawasan permukiman dan masuk ke dalam rumah warga.
"Lalat langsung menyerbu rumah dari pagi sampai malam. Ruang tamu, dapur, kamar tidur, bahkan kamar mandi pun dipenuhi lalat," ungkap salah seorang warga, Lya.
Ia mengatakan, persoalan tersebut sudah berulang kali disampaikan kepada pihak terkait. Namun hingga kini, warga belum merasakan adanya solusi yang mampu mengakhiri gangguan tersebut secara permanen.
Warga menduga sumber lalat berasal dari peternakan ayam yang berada tidak jauh dari permukiman. Meski demikian, mereka meminta Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan pemeriksaan menyeluruh agar penyebab pasti dapat dipastikan dan langkah penanganannya tepat sasaran.
Selain mengganggu kenyamanan, serbuan lalat juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat. Warga khawatir lalat yang hinggap di makanan dan peralatan rumah tangga dapat menjadi media penyebaran berbagai penyakit jika kondisi ini terus dibiarkan.
Karena itu, warga mendesak Pemko Pekanbaru melalui instansi terkait, mulai dari bidang kesehatan, lingkungan hidup hingga peternakan, segera turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi, mengidentifikasi sumber masalah, serta mengambil tindakan nyata.
"Kami hanya ingin bisa tinggal dengan nyaman di rumah sendiri tanpa harus setiap hari berhadapan dengan serbuan lalat. Sudah terlalu lama kami menunggu penyelesaian," ujar Lya.

Berita Lainnya
Wow, Terkait Kitamart Duri Besar Dana Rp 1,2 M Diduga Tidak Jelas, Penyaham Temui Camat Mandau
Kuasa Hukum H. Masrul: BPN Pekanbaru Harus Bertanggung Jawab atas Dugaan Terbitnya Sertifikat di Tanah Sengketa
Melarikan Diri Selama Dua Bulan, Dua Buronan Kejati Riau Berhasil Diamankan di Jakarta
Cepat, PHR Pulihkan Operasional dan Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak
Enam Pelaku Penganiayaan Belum Ditangkap, Keluarga Korban Akan Lanjutkan Laporan ke Polda Lampung
Video Viral Bupati Meranti, M Adil Diminta Bertanggung Jawab atas Ucapannya: Hati-hati Masuk Kategori Makar!
WARNING DINI! Pengendara Hati - hati, Jembatan Terusan Saka Jalan Terancam Ambruk, Dua Tiang Kembali Retak
Produksi Arang di Desa Kerandin Ancam Ekosistem Bakau
Bantuan Pendidikan Dipangkas, Mahasiswa Galar Aksi Demo di Depan Kantor Bupati Bengkalis
Dinas Kesehatan Lampura Terkesan Asal Sebut Terkait Perawatan Randis 2021-2022
Polres Lampung Utara Bubarkan Aksi Warga Sweeping Truck Batu Bara di Jalitsum
RMB dan LMB Rohil Ancam Laporkan Larshen Yunus ke Polda Riau