PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Kepri Gunakan Kartu Ini untuk Tangkal Virus Zika dari Singapura
BualBual.com - Batam, Pemerintah Singapura telah mengumumkan darurat virus Zika. Demi menangkal penyebaran virus Zika dari negeri jiran tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyebarkan healt alert card atau kartu kewaspadaan kesehatan di pintu masuk pelabuhan di Batam.
Menurut Kepala Dinkes Provinsi Kepri Cecep Yudiana, pembagian kartu kewaspadaan kesehatan sebagai pendeteksi dini untuk mencegah virus Zika masuk ke Batam melalui manusia.
"Card alert merupakan kartu data yang harus diisi bagi pendatang dari Singapura, agar keberadaannya selama di Batam atau di wilayah Kepri lainnya dapat diketahui," ucap Cecep di Kantor Dinas Kementerian Kesehatan klas II Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Selasa 30 Agustus 2016.
Setelah mengisi kartu kewaspadaan kesehatan, imbuh Cecep, para pengunjung asal Singapura diperiksa dengan termos scan atau pendeteksi suhu tubuh. Salah satu ciri penderita virus Zika adalah mengalami demam dengan suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih.
[caption id="attachment_2649" align="alignnone" width="300"]
Dinkes Kepri menyebarkan kartu kewaspadaan kesehatan sebagai deteksi dini terhadap penyebaran virus zika dari Singapura.[/caption]
Selain itu, penderita Zika umumnya bola matanya berwarna merah dan bila positif akan diisolasi. "Untuk penanggulangan, petugas memberikan perawatan untuk menurunkan demam. Selanjutnya, petugas memberikan cairan infus terhadap penderita," ujar Cecep.
Ia memaparkan, virus Zika dapat menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan adalah demam tinggi mencapai 38 derajat Celsius, mata merah, ruam-ruam bintik merah, dan sakit kepala.
Virus Zika hanya berdampak ringan bagi sebagian besar orang. Namun bagi ibu hamil dapat berdampak terhadap janin bayi. "Ada infeksi pada waktu kehamilan dapat mengakibatkan bayi lahir dengan kepala kecil, kelainan yang disebut microcephalus dan cacat otak lainnya," Cecep memungkasi.
sumber : liputan6.com
Dinkes Kepri menyebarkan kartu kewaspadaan kesehatan sebagai deteksi dini terhadap penyebaran virus zika dari Singapura.[/caption]
Selain itu, penderita Zika umumnya bola matanya berwarna merah dan bila positif akan diisolasi. "Untuk penanggulangan, petugas memberikan perawatan untuk menurunkan demam. Selanjutnya, petugas memberikan cairan infus terhadap penderita," ujar Cecep.
Ia memaparkan, virus Zika dapat menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan adalah demam tinggi mencapai 38 derajat Celsius, mata merah, ruam-ruam bintik merah, dan sakit kepala.
Virus Zika hanya berdampak ringan bagi sebagian besar orang. Namun bagi ibu hamil dapat berdampak terhadap janin bayi. "Ada infeksi pada waktu kehamilan dapat mengakibatkan bayi lahir dengan kepala kecil, kelainan yang disebut microcephalus dan cacat otak lainnya," Cecep memungkasi.
sumber : liputan6.com
.jpg)

Berita Lainnya
Ustadz Somad: Klarifikasi Terkait Kericuhan di Denpasar Bali
Dibawah Siraman Teriknya Matahari, PTUN Pekanbaru Gelar Sidang Pemeriksaan Setempat Atas Gugatan PT.SIPP
Ketua DPRD Inhil Ingatkan Warga Tak Pilih Kucing dalam Karung
Bupati Inhil Harapkan Sumbangsih Pemikiran Para Aktivis HMI Saat Hadiri Milad HMI Ke-72
Bupati Bengkalis Amril Mukminin turut berbela sungkawa, Wafat nya Dr H Ricko Mariza Putra
Plh Bupati Bengkalis Tengaskan Bila Tak Taat Jalani Isolasi di Rumah, ODP Covid-19 Bakal Dijemput Paksa
Pesta Rakyat Kodim 0314/Inhil Sempena HUT RI ke-74 Berlangsung Meriah
Di duga Pengerjaan jalan ini
Prabowo Gaet Pakar Ekonomi Kwik Kian Gie 'Persiapan Debat Capres Kedua'
Prabowo Mimpi Saja Bisa Dalam Bahasa Inggris 'Fadli Zon'
Mantan Kepala Desa Igal Bapak H. Ali Hanfiah Meningal Dunia di RSUD Pekanbaru
Seorang Warga Desa Sungai Undan Meninggal Dunia Akibat Tertimpa Pohon