PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Rhoma Irama: Tuding KPU dan Bawaslu Diskriminatif terhadap Partai Idaman
Bualbual.com, Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) Rhoma Irama, menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah bertindak diskriminatif terhadap partainya yang mengakibatkan gagal ikut Pemilu 2019. Hal itu setelah Bawaslu menolak gugatan terhadap sengketa tahapan pendaftaran KPU.
"Kami Idaman merasa kecewa terhadap kinerja KPU dan Bawaslu sampai saat ini, karena saya melihat indikasi-indikasi yang jelas bahwa adanya unsur diskriminatif kepada partai kami, ada unsur like and dislike," ujar Rhoma di DPP Partai Idaman, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, 16/01/18
Raja dangdut ini mengaku pihaknya menemukan kejanggalan selama tahapan administrasi dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Partai Idaman memiliki bukti bahwa partai yang telah dinyatakan lolos, terdapat ketidaksesuaian data.
"Indikasinya adalah setelah kami mengadakan proses mediasi juga judikasi dengan Bawaslu di sana kami berikan data-data tentang ketidaklengkapan beberapa partai politik, partai baru bahkan ada partai-partai lama yang sama sekali datanya itu tidak sempurna bahkan ada partai baru yang datanya kertas kosong saja, itu begitu lancar melenggang sampai ke taraf saat ini," ungkap Rhoma
Bahkan, partai besar juga diduga melakukan manipulasi data. Namun, dia tidak menyebutkan siapa saja yang berlaku demikian.
"Ada juga partai existing yang datanya manipulatif, data ini semua kami kemukakan dalam proses mediasi dan judikasi di Bawaslu," lanjutnya.
Partai Idaman melihat ada ketidakprofesionalan yang dilakukan KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu. Maka itu, mereka melaporkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas dugaan pelanggaran kode etik.
"Namun satu pihak KPU seperti mengabaikan hal ini dan Bawaslu yang harusnya melakukan investigasi kepada KPU sesuai kewenangannya ini, juga tidak melakukan," tukasnya.***(grc)

Berita Lainnya
PDIP Riau Umumkan Real Count: Paslon Abdul Wahid - SF Haryanto Unggul dengan 44% Suara, Kaderismanto Ajak Kawal Hingga Pleno KPU
Cabup Kasmarni, sebut Akan Bangun Jembatan Jadikan Balai Pungut Jadi Desa Terbuka
Calon Walikota Pekanbaru Edy Nasution-Destrayani Bibra Selesaikan Tes Psikologi dengan Tenang
Sunaryo: DPW PAN Riau Tagih Janji dan Komitmen Syamsuar untuk Jadi Ketua Partai
Reses Lis Darmansyah di Hutan Lindung
Sah, KPU tetapkan Kasmarni-Bagus Santoso Pemenang Pilkada Bengkalis
Ustadz Mawardi Muhammad Saleh, Masihkah Saleh??
Masa Jabatan Berakhir di Desember, Syamsuar Isyaratkan Tak Maju Pileg 2024?
Ormas GRIB Jaya Nyatakan Sikap: Menangkan Paslon Suhardiman-Muklisin di Pilkada Kuansing
Rezita - Djunaidi Bebas Mau Daftar Jalur Independen atau Parpol
4 Tokoh Mempunyai Kapasitas Bakal Calon Bupati Inhil 2024, Ustadz Suhaidi: Biar Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu
Zul Komandan Diisukan Calon Terkuat Pimpin DPC PAN Kecamatan Bangko