PILIHAN
Di Kab Kepulauan Meranti PKPI Tidak lolos Verifikasi Faktual
Bualbual.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti telah selesai melakukan verifikasi partai politik (Parpol) calon peserta pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Dari 16 Parpol, hanya Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia yang tak memenuhi syarat.
Info ini disampaikan Ketua KPU Kepulauan Meranti, Abu Hamid, ketika ditemui GoRiau di Selatpanjang.
Kata Abu Hamid, untuk di Kepulauan Meranti, ada 16 Parpol calon peserta Pileg 2019 yang diverifikasi. 12 diantaranya Parpol eks Pileg 2014, sedangkan 4 merupakan partai baru, diantaranya PSI, Berkarya, Garuda, dan Perindo.
Setelah melakukan verifikasi (terakhir faktual, red) hanya 15 Parpol masuk kategori memenuhi syarat (MS). Sedangkan PKP Indonesia Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
"Verifikasinya mencakup Administrasi, anggota ganda, kepengurusan, dan keanggotaan," kata Abu Hamid.
Untuk PKP Indonesia, kata Abu Hamid, tidak bisa memenuhi jumlah minimum keanggotaan di Sipol, meski sudah diberi kesempatan perbaikan. Di Kepulauan Meranti, jumlah minimum anggota harus ada 206 orang, sementara PKP Indonesia di bawah 100 orang.
"PKP Indonesia tak bisa memenuhi jumlah minimal anggota, 206 orang.
Meski sudah ada kesempatan memperbaiki," ujar Abu Hamid.
Setelah selesai verifikasi faktual, hasilnya akan diserahkan ke KPU Riau untuk diteruskan ke KPU RI. ***(goriau.com)

Berita Lainnya
Anggota DPRD Inhil Ikut Hadir Bersama Sekda dalam Kegiatan HUT SATPAM ke 33 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018
Polda Riau Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu 3 Kg
PUPR Kota Pekanbaru Segera Perbaiki Jalan Dharma Bakti
Pembuatan Drainase di Baubusalam Duri, Asal Jadi
Baznas Pekanbaru Salurkan Zakat Sebesar Rp311 Juta
Pengembangan Kasus Korupsi Bapenda Riau KEJATI Tetapkan 3 Tersangka Baru
Bakar Lahan Di Wilayah Kec Cocong Pria Ini Diamankan Polres Inhil
Pemkab Inhil Sudah Menetapkan Direktur PDAM-TI dan Direktur Operasional KIG
Polisi Gali Motif RM dan RB Serang Novel dengan Air Keras
H.M Wardan: Lakukan Pemantauan Persiapan UN di SMK 1 Tembilahan
Perlu Diluruskan, Coronavirus Menular Lewat Droplet Bukan Udara Bebas
Geger! Siswa SMP Bunuh Kakak Kandungnya