PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Usai Lukai Istri, Suami Gorok Lehernya Sendiri
bualbual.com, Tragedi berdarah terjadi di Desa Tumbang Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai. Stefanus Balim (39) ditemukan tewas mengenaskan di sekitar sungai wilayah itu. Lehernya nyaris putus. Pria itu diduga bunuh diri dengan cara menggorok lehernya setelah melukai istri dan seorang sekuriti, Kamis (21/6).
Informasi yang dihimpun dari teman korban, Markus (32), pada malam sebelumnya, sekitar pukul 22.00 WIB, Stefanus mengamuk seperti orang kesurupan. Hal itu membuat istrinya panik dan meminta tolong kepada warga sekitar untuk menenangkan korban.
Stefanus berhasil ditenangkan sekitar pukul 02.00 WIB. Untuk jaga-jaga, seorang petugas keamanan tidur di rumah Stefanus. Pagi harinya, sekitar pukul 09.00, korban sempat berinteraksi dengan istrinya dan meminta dibuatkan teh panas.
Saat sang istri membuatkan teh, Stefanus tiba-tiba menyerang sang istri dan melukai lehernya menggunakan senjata tajam. Petugas keamanan yang saat itu masih tidur, terbangun dan berupaya menenangkan Stefanus. Bukannya tenang, Stefanus malah melukai sekuriti tersebut menggunakan senjata yang sama hingga wajahnya terluka.
”Kejadiannya begitu cepat. Korban langsung menikam leher istrinya menggunakan senjata tajam. Satpam juga ikut terluka,” tutur Markus.
Markus menambahkan, anak korban yang melihat kejadian itu berteriak meminta tolong. Warga yang mendengarnya langsung berdatangan, sementara Stefanus melarikan diri.
”Stafenus melarikan diri dari arah belakang rumah kontrakannya sambil memegang pisau. Lumayan lama kami mencari Stefanus. Ternyata dia sudah tewas dan tenggelam di sungai yang lokasinya lumayan jauh dari kediamannya,” ujar Markus.
Menurut Markus, korban merupakan perantauan yang baru saja tiba di Kotim bersama istri dan anaknya yang masih kecil. Diduga Stefanus sudah lama mengidap gangguan jiwa yang membuatnya tidak sadarkan diri hingga mengamuk. Sang istri yang selamat, dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kapolsek Mentaya Hulu Iptu Ratno membenarkan kejadian tersebut. Stefanus ditemukan tewas di sungai yang kedalamannya hampir mencapai tiga meter. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian Stefanus. Jenazahnya langsung dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit untuk divisum.
”Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Dari pengakuan keluarga (Stefanus, Red) dan warga di sekitar TKP, korban seperti kesurupan dan melukai dua orang, yakni istrinya dan petugas Satpam yang bekerja di perusahaan sawit. Biarkan kami bekerja terlebih dahulu untuk melakukan pengembangan dalam kasus ini,” pungkasnya. *
Sumber: radar sampit

Berita Lainnya
Staf BPTD IV Riau Kepri Ditemukan Meninggal Akibat Dermaga Roro Tanjung Buton Siak Ambruk
Hastag Sukseskan Pilkada 2018, Panwascam Mandah Gelar Kegiatan Bimtek
Bakal Calon Bupati Bengkalis Kasmarni : Tiada Kata Mundur, Dukungan Emak Emak Terus Mengalir, Mari Berkompetisi Dengan Santun
Saksi Meringankan Dihadirkan di Sidang Karhutla PT SSS di PN Pelalawan
Yayasan Vioni Santuni Puluhan Anak Yatim
MUI Berserta Pemerintah Kecamatan Pinggir Akan Menggelar Sholat ISTISQO' Berjamaah, Pada Rabu Besok,
Sempat Dinyatakan Hilang Saat Kapal Km Vega Jaya Terbakar, Berikut Kronologis Supriadi Selamatkan Dirinya
Sindir Prabowo Soal Hutang, Ma'ruf Amin Sebut dalam Islam Boleh
Olimpiad di Portugal , Siswa Pekanbaru Raih Perunggu
Banyaknya Spanduk Cagubri dan Cabup Inhil Membuat Masyarakat Kota Tembilahan Risih
Keberagaman Batam di Pawai Budaya Nusantara
Tak Bisa Beroprasi, PDAM Sungai Guntung Alami Kekeringan Kolam Sumber Air Baku