PILIHAN
Pemda Inhil Yakin Harga Kelapa Stabil Tahun Depan
bualbual.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) meyakini akan stabil harga kelapa pada tahun 2019 mendatang.
Pasalnya, Peraturan Daerah (Perda) tentang Tata Niaga yang diajukan telah disetujui, begitu juga dengan Sistem Resi Gudang (SRG). Dan itu akan diterapkan pada tahun 2019.
Kemudian, Pemkab Inhil juga sudah mendapat persetujuan dari Kemendagri untuk membuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Yang mana, itu salah satu upaya untuk mendongkrak harga kelapa yakni usaha perdagangan dan pengelolaan yang berkaitan dengan kelapa, pengawasannya dan lain sebagainya.
"Untuk jangka panjang, kita sudah membuat Perda-perda yang bertujuan meningkatkan harga komoditas kelapa," kata Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Inhil, H Ismed Ahyani, Rabu (11/7/2018).
Khusus untuk Tata Niaga, dijelaskannya bahwa bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, baik petani sampai dengan para pelaku usaha perkelapaan.
Untuk saat ini, perlu diketahui bahwa harga kelapa sudah mulai naik. Dimana, bulan sebelumnya harga kelapa berdasarkan data dari Disperindag hanya Rp 1.600, sedangkan untuk data bulan Juli sudah mencapai Rp 1.800.*(adv)

Berita Lainnya
Ada Teriak Soal Lion Air, Kejiwaan Wanita yang Bakar Diri akan Diperiksa
ASN yang Ikut Gerakan 'People Power' Firdaus Ancam Beri Sanksi
SPBU di Desa Sungai Gantang Kempas Inhil, Diduga Menampung Jerigen Pengisian BBM Bersubsidi
47 Orang Jadi Tersangka Karhutla Yang Ditetapkan Polda Riau
Resmi Iuran BPJS Kesehatan Naik untuk Semua Kelas
Polres Inhil Amankan 2 Pria didepan Wisma di Tembilahan
Mendikbud Nadiem Keluarkan SE, Pelaksanaan UN 2020 Dibatalkan, Kenaikan Kelas Tanpa UAS
Terkait Uzin Galian C Supkon,Pihak HKi 4B, Beri Penjelasan
Dandim 0314/Inhil Kunjungi Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan "Sambut Bulan Suci Ramdhan 1440 H"
Unilak Perpanjang Libur Mahasiswa, Kabut Asap Masih Pekat
Wakapolri kepada Civitas Akademia Unri: Ingatkan, Demokrasi Bukan Berarti Bebas Sebebasnya.
Politisi PSI Resmi Dilaporkan Polisi, Soal Tuduh Petani Bawang Bersandiwara