PILIHAN
Untuk Mendamping Jokowi, Elektabilitas Ma'ruf Amin Hanya Sumbang 0,2%
BUALBUAL.com, Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin belum mampu mendongkrak elektabilitas pasangannya, Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, dalam survei yang dilakukan Charta Politika pada 22 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019, Ketua Umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia itu hanya mampu menyumbang 0,2% untuk elektabilitas mereka berdua.
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya memaparkan, hasil survei ini menunjukkan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf 53,2%. Angka tersebut tak beranjak dari hasil survei Charta Politika pada Oktober 2018. Dari angka tersebut, hanya 0,2% pemilih Jokowi yang memilih lantaran suka dengan sosok Ma'ruf Amin.
"Masih kecil sekali bagaimana faktor Ma'ruf sebagai cawapres menjadi insentif elektoral. Dari keseluruhan pemilih Jokowi-Ma'ruf hanya 0,2% yang katakan karena suka Kiai Ma'ruf," kata Toto, sapaan Yunarto dalam konferensi pers 'Rilis Survei Nasional, Peta Elektoral Terkini Pileg dan Pilpres 2019' di Jakarta, Rabu (16/1).
Toto mengatakan, sebanyak 34,3% pemilih Jokowi mengaku memilih mantan Gubernur DKI Jakarta itu lantaran dinilai memiliki kinerja yang bagus dan berpengalaman. Faktor lainnya, sebanyak 32% menyatakan memilih Jokowi karena berjiwa sosial dan merakyat. Sementara sebanyak 11,7% (memilih Jokowi) karena suka dengan sosok Jokowi.
Di sisi lain, meski tidak signifikan, kehadiran cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno memiliki dampak elektoral terhadap pasangannya Prabowo Subianto. Setidaknya dampak elektoral Sandiaga lebih baik ketimbang Ma'ruf Amin. Dari 34,1% responden yang akan memilih pasangan Prabowo-Sandi, sebanyak 2,5 persen memilih pasangan itu karena suka dengan sosok Sandiaga.
"Angkanya masih sedikit lebih besar dibandingkan dengan Kiai Ma'ruf ketika kita uji dalam insentif elektoral," kata Toto.
Sementara itu, tidak terlihat alasan dominan masyarakat di dalam menjatuhkan pilihannya terhadap pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Namun, faktor karakter kepemimpinan yang tegas (25,5%), berjiwa sosial tinggi (21,9%) dan kesukaan terhadap Prabowo (12,7%) menjadi tiga alasan utama pemilih menjatuhkan pilihannya pada pasangan Prabowo-Sandi.
Survei ini dilakukan terhadap sampel 2.000 responden di 34 provinsi dengan metode acak bertingkat multistage random sampling dengan margin of error -+ 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95%.***
Sumber: Suara Pembaruan

Berita Lainnya
Amar Putusan Keluar, MK Tolak Pengujian UU No 2 Tahun 2002
Presiden Jokowi Ingin Tutup Ekspor Kopra, Karena Bakal Diolah Jadi Avtur
Jokowi Kerahkan Menteri di Kampanye Terbuka, BPN Prabowo Tak Cemas
Pinta Rizal Ramli Prabowo Cueki Jokowi Tiru George Bush
Moeldoko: Relawan Jokowi Jangan Asik Selfie dan Duduk Saja
Viral! 1 Keluarga Asal Tembilahan Tinggal di Tenda di Tanjungpinang, Kini Mereka Dipulangkan ke Kampung Halaman
Melihat dari Kacamata Politik Syamsuar dan Jokowi "Tiga Calon Sekda Riau" Pilih Siapa?
Wan Thamrin Hasyim Ketemu Jokowi, Syamsuar - Edy Natar Dikantik 8 Desember 2018
Kenapa? Pendekatan Jokowi ke Umat Islam Dituding Selalu Salah Kenapa!
Yusril Sebut Pak Jokowi Tidak Tega Lihat Ulama Abu Bakar Baasyir di Dalam Penjara 'Bagai Mana Dengan Ulama Dipenjara Lainnya'
Satu Mahasiswa Terluka, Demo di Tanjungpinang Kepri Ricuh
Operasi Zebra Seligi 2019, 552 Pelanggaran Lalu Lintas berhasil ditindak oleh Satuan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang