PILIHAN
Pemprov Riau Mampu Gaji P3K Asal Ada Aturan Pusat
BUALBUAL.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga saat mengaku masih menunggu perkembangan situasi beberapa daerah di Indonesia, terkait sistem penggajian bagi para tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Pasalnya, masih ada beberapa daerah yang sudah dan belum menyanggupi anggaran gaji P3K dibebankan melalui APBD.
"Kita (Pemprov Riau) pada prinsipnya mengikuti perintah saja, kalau memang perintahnya sudah jelas. Tapi kami juga akan lihat perkembangan secara nasional karena dari pertemuan terakhir di Batam banyak daerah yang tidak setuju (digaji dengan APBD)," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi, Jumat (1/2/2019).
Meski begitu, Ahmad Hijazi mengakui bahwa pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk penggajian tenaga P3K tersebut. Namun karena masih banyak daerah yang belum menyanggupi saat itu, anggaran tersebut ditangguhkan kembali.
"Kondisi keuangan untuk penggajian P3K tersebut relatif, tergantung kuota penerimaan nantinya. Kalau dibilang mampu (dari APBD), ya memang mampu jika perintahnya dari pusat sudah jelas," cakapnya.
Karena itu, lanjut Ahmad Hijazi, saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Termasuk soal petunjuk teknis sistem perekrutan yang menurut informasi awal akan mulai dilaksanakan pada bulan Februari ini.
"Kami saat ini sifatnya masih menunggu keputusan dari pusat, jadi belum bisa banyak memberikan informasi terkait P3K ini," pungkasnya.
Untuk diketahui, tahun ini pemerintah pusat akan membuka rekrutmen P3K. Kuotanya ditetapkan sekitar 150 ribu. Sedangkan rekrutmen P3K dibagi dalam dua tahap masing-masing mendapatkan jatah kuota 75 ribu kursi. Rekrutmen tahap pertama rencananya dibuka pada Februari ini sampai Maret dan tahap kedua dibuka setelah selesai Pilpres 2019.
Sumber : Cakaplah
Editor : rul

Berita Lainnya
Polres Inhil Kunjungan Kerja Ke Kapolsek Concong
Kamu Harus Tahu, Dogeng dan Mitos Gelombang Bono Pelalawan Riau
Impor Jagung 100.000 Ton, Kementan: Untuk Pakan Ternak
Dampak dari Iuran BPJS Kesehatan Naik, 372.924 Peserta Turun Kelas
Pengumuman Pilpres dan Pileg, Syamsuar Imbau Masyarakat Tak Ikut 'People Power'
Razia KTP, Petugas Temukan Anak Bawah Umur Ngamar Bersama Pria Hidung Belang
Diduga Karyawan PT.PCR Tidak Terdaftar di Disnaker Bengkalis
Sekolah Dilarang Memungut Uang kepada Peserta Didik, Berdasarkan Hasil Monitoring Korsubgah KPK
Gubri Syamsuar Terbitkan Edaran Terkait Sistem Kerja Pegawai Di Lingkungan Pemprov Riau
Simpatisan Pendukung Bersorak Hidup No 3, Menang, Karyamu Telah Terbukti
Masih Ada 6 Pejabat Pemko Pekanbaru yang Belum Juga Sampaikan Laporan Kekayaan
Beginilah Motif dan Pengakuannya Pada Sang Anak, Hakim PN Medan Tewas Dibunuh Istrinya Sendiri