PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Puluhan Bal Pakaian Bekas dan Ratusan Kampit Bawang Ilegal Asal Malaysia Dimusnahkan
BUALBUAL.com, Puluhan bal pakaian bekas, ratusan kampit bawang putih dan bawang merah ilegal hasil tangkapan Satpol Air Polres Bengkalis, dimusnahkan, Kamis (21/2/2019). Pemusnahan dengan cara dibakar tersebut dipusatkan di lapangan yang berdekatan dengan Pos Satpol Air Polres Bengkalis.
Dipimpin Kasat Pol Air AKP Yudhi Franata SIK, pembakaran secara simbolis barang ilegal asal Batu Pahat Malaysia itu disaksikan pihak Bea Cukai, Pengadilan Negeri Bengkalis dan pihak Karantina.
"Barang-barang yang kita musnahkan hari ini merupakan barang tangkapan Oktober 2018, Januari dan bulan Februari yang baru empat hari ini," ungkap Yudhi kepadasejumlah wartawan.
Dijelakan Kasat Pol Air, barang bukti yang dimusnahkan tersebut terdiri dari 50 bal pakai bekas, 600 kampit bawang merah dan 200 kampit bawang putih. Semuanya berasal dari Batu Pahat, Malaysia.
"Selain itu barang bukti kapalnya ada tiga unit dan sudah kita serahkan ke Karantina," cakap AKP Yudhi Franata.
Ditambah Yudhi, dalam penangkapan, enam orang tersangka berhasil diamankan. Tersangka merupakan penyeludup bawang.
Sumber : Cakaplah

Berita Lainnya
PAN Riau Minta DPP Tagih Janji Gubernur Syamsuar
Hakim PN Pekanbaru Tolak Upaya Praperadilan Plt Bupati Bengkalis Muhammad
Terkesan tidak tranfaran peneriman tenaga kerja Di Hki 4A, Warga Sebut Pihak Pt HKi 4A jalan tol dinilai Diam-diam terima pekerja luar daerah,
Wapres JK Buka Rakornas KAHMI di Jambi
Harap Wardan : Masyarakat Selalu Menjaga Pembangunan yang Sudah Dilaksanakan
Caleg PDIP Ditahan Polisi Telibat Pembakaran Surat Suara Pemilu 2019
Seorang Pria Ditemukan Jadi Mayat di Halte Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru
Tutup Usia
Sebanyak 121 Orang Nama Yang Lulus Tes Pegawai Non ASN Di Rsud Tembilahan Tahap Ke III Tahun 2017
Salah Satu Penumpang Pesawat Lion Air JT 610 Ini Habiskan Masa Kecil di Tembilahan