PILIHAN
TKN Jokowi Evaluasi Keberadaan Romi, Mungkin Dicopot
BUALBUAL.com, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf dimungkinkan mencopot M. Romahurmuziy alias Romi dari keanggotaan dewan penasihat.
Menyusul penangkapan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu terkait kasus suap.
"Ya akan tetap itu kan, paling akan ada pergantian ketum sementara," kata pengamat politik Ray Rangkuti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/3).
Meski PPP masuk dalam koalisi pengusung Jokowi-Maruf, bisa saja TKN membuat kebijakan baru atau mengevaluasi Romi.
"Bisa saja setelah itu akan ada kebijakan baru meskipun secara umum kita mengatakan mereka akan di koalisi tapi tidak ada jaminan. Boleh jadi setelah itu mereka akan membuat kebijakan baru yaitu mengevaluasi keterlibatan PPP di dalam koalisi," jelas Ray.
Meski begitu, dia mengakui bahwa partai Kabah tidak mungkin keluar dari TKN karena sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum.
"Secara formalitas keluar tidak mungkin karena sudah masuk dan terdaftar di KPU. Tapi ya secara politik kan bisa saja," ujar Ray yang juga direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima).
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
TKN Prabowo soal Reuni 212: Peresmian Tol Jokowi juga Termasuk Politis
Sri Bintan Pura, Tanjungpinang Lakukan Lemasangan Stiker keselamatan Berlayar di Wilayah Hukum Polsek KKP
PN Jakpus Langgar Konstitusi soal Tunda Pemilu 2024
Amien Rais: Jokowi Bakal Jadi Presiden Bebek Lumpuh Usai Pilpres 2019
Andres Pransiska: Menagih Nawacita di Bidang Pendidikan, 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi - JK
Jokowi Tegaskan Kerusuhan Wamena Bukan Konflik Etnis
PDIP Keluarkan Lagu Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Isinya Tentang Persatuan dan Kesatuan Berikut Liriknya
Apesnya Nasib Sripeni, Baru Saja Dilantik Sudah Disemprot Presiden Jokowi
Jokowi Banyak Membangun, NasDem: Bupati Madina Mundur karena Moral
Taat Pajak Daerah, PHR Raih Penghargaan Pekanbaru Tax Award 2023
Presiden Jokowi Resmi Ajukan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN gantikan Sutiyoso
Prabowo Akan Diskusi Dengan Presiden Jokowi "Bahas Masalah Habib Rizieq"