PILIHAN
karena Keterbatasan Alat Deteksi dan SDM, Narkoba Bisa Masuk Lapas
BUALBUAL.com, Beberapa waktu terakhir pihak kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pengungkapan kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakat. Pengungkapan ini baik berupa kasus penggunaan maupun pengendalian peredaran narkoba dari balik lapas.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Wilayah Riau, M Diah, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah berkomitmen untuk memberantas narkoba di lapas dan rutan. "Ini sudah jadi komitmen kita bersama sejak jauh hari. Memberantas narkoba dari tahanan dan Warga Binaan," ungkapnya pada Kamis (4/3/2019).
Diah mengatakan bahwa komitmen ini sudah dilakukan dengan bersinergi. Ia menyebutkan bahwa Dirjen Pemasyarakatan bersikap membuka diri dengan berbagai pihak dalam rangka perang terhadap narkoba. Ia sepakat bahwa narkoba harus diberantas di manapun dan siapapun pelakunya, termasuk di dalam lapas.
"Sesuai arahan dari Ditjen kita terus melakukan pemeriksaan dan penggeledahan kepada warga binaan. Baik itu pemeriksaan terhadap narkoba, HP, senjata tajam, dan benda terlarang lainnya," jelas Diah.
Masuknya barang-barang tersebut, diakui oleh Diah karena saat ini ada keterbatasan alat dan juga SDM di Riau. Saat itu jumlah tahanan di Riau overload dan kunjungan dari keluarga tidak bisa dibatasi.
"Dengan keterbatasan alat seperti X Ray, metal detector, dan lainnya kita kesulitan memeriksa seluruh keluarga yang berkunjung. Jadi ada satu atau dua kali yang lolos," katanya.
"Jadi selama ini kita memeriksa manual. Mengandalkan tangan, penglihatan serta perasaan," tutup Diah.
| Sumber | : | Cakaplah |

Berita Lainnya
Merasa Kesulitan Tertibkan Parkir Liar, Dishub Pekanbaru Kekurangan Personel
Tak Miliki BPJS, Korban Kebakaran Warga Keritang Inhil Butuh 20 Juta Untuk Biaya Operasi
Pesona Pulau Jamur Rohil - Riau Yang Kian Memikat Hati Wisatawan
Soal Pengumuman CPNS 2019, Ini Penjelasan Pemprov Riau
Bebasnya AHOK, Kasus Sumber Waras Menanti
Anak Tak Mau Makan karena Takut Gemuk? Waspadai Gejala Anoreksia
Dirjen Imigrasi: Suratnya Samar-Samar Tak Jelas, Tak Pernah Tangkal Habib Rizieq
Di APBD - P Tahun 2019, Pemprov Riau Alokasikan Bantuan Keuangan Desa Rp318 Miliar
Polsek Bengkalis Sita 200 Gram Narkoba, Jenis Sabu-sabu
Sakti... Seorang Tahanan Narkoba Masih Sempat Transaksi Sabu Saat Sidang di PN Tembilahan
Sebut Wartawan Taik, Oknum AG Dapat Dipidanakan
Bupati Syamsuar: Untuk Mengatasi Kondisi Ekonomi Daerah yang lagi turun Kita menggendong pertanian, perkebunan, perikanan serta ekonomi kreatif (UMKM)