PILIHAN
Bawaslu Pelalawan Datangkan Saksi Ahli, Usut Dugaan Penggelembungan Suara
BUALBUAL.com, PELALAWAN - Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terus mendalami dan menggali informasi untuk melengkapi berkas dugaan tindak pidana Pemilu yang dilakukan ketua Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras, pasca pencoblosan 17 April 2019 lalu.
Setelah menggelar ekpos perkara, menyusul dimintai keterangan sejumlah saksi baik pelapor maupun terlapor sepekan silam, kini penyidik Gakkumdu memerlukan data tambahan.
Komisioner Bawaslu Pelalawan, Bustami, menyatakan pihaknya saat ini sedang mendengarkan saksi ahli. Saksi ahli tersebut didatangkan dari ahli tindak pidana dan saksi ahli dari KPU Riau.
Setelah mendengarkan keterangan dari saksi ahli ini, bakal memintai keterangan dari beberapa orang Caleg di beberapa partai yang disebut-sebut pada kasus tersebut
"Ada dua orang Caleg dari partai Gerindra dan Caleg dari Golkar Dapil IV yang kita jadwalkan untuk pemanggilan," cakapnya.
Sebagai data tambahan, Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif, Sugeng, dilaporkan empat Caleg dan satu Parpol atas dugaan kecurangan pada saat pleno tingkat kecamatan ke Bawaslu Pelalawan.
Sugeng dituding melakukan pemindahan dan penggelembungan suara antar Caleg hingga merugikan caleg dan Parpol lainnnya. Tidak itu saja, keterlibatan ketua Paswascam Empi Januardi Alras juga mencuat dari pengakuan Sugeung. Dimana Empi disebut menjadi perantara kepada penyuruhnya.
Sumber : Cakaplah

Berita Lainnya
Lukman Edy Akui Untuk Bupati Inhil Incumbent Masih Kuat, Ramli Walid - Ali Azhar Paslon Dadakan
Pembukaan CPNS 2018 Guru Paling Banyak Dibutuhkan
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Mulai Rabu Jam Berkunjung Pasien di RSUD Bengkalis Ditiadakan
Guru Besar UIN Suska Riau Pinta Masyarakat Patuhi Himbauan MUI
Mengenal Lebih Dekat Budaya "Joget Dangkong Pesta Dansa Alam Melayu"
Waduh! Istri Oknum Polisi di Meranti Nyaris Diamuk Warga
Tak Peduli Caleg Pemilih 2019
Mengemban Tugas Baru di Waaster Divif I Kostrad, Gusti Bagus Putu Wijangsa Gelar Coffe bareng bersama Insan Pers
Karhutla Mulai Mengancam, Titik Api Marak di Riau
Abdul Wahid: Prihatin Ambruknya Jembatan Saka Jalan Dan Langsung Berkeordinasi Dengan Gubernur
Jaksa Agung Tegaskan tak Ada Kompromi Kasus Karhutla
Saya Curiga Pihak Istana Ada "Main" Dengan KPU, Kata Prof Ryaas Rasyid