PILIHAN
Tengku Lukman: Harus Dipikirkan dengan Cermat dan Matang 'Rencana Pemprov Riau Ngutang Rp4 Triliun'
BUALBUAL.com - Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Tengku Lukman Jaafar turut memberikan pandangannya terkait rencana peminjaman uang sebesar Rp 4,4 triliun oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) guna membangun infrastruktur jalan.
Rencana peminjaman dana kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu telah dimasukan dalam KUA PPAS APBD Riau tahun 2020.
Tengku Lukman mengaku bahwa posisinya bukan tentang setuju atau tidak setuju rencana Pemprov Riau melainkan memberikan sumbangsih pendapat untuk kemajuan Riau.
"Harus dipikirkan secara cermat dan matang, kalau uang itu digunakan untuk infrastruktur mesti dikaji berapa kemampuan Pemerintah mengembalikan uang tersebut. Juga berapa lama tahan fisik bangunannya. Jangan nanti, utang belum lunas jalan yang dibangun sudah rusak dan hancur," kata Tengku Lukman, Kamis (8/8/2019).
Tengku Lukman menambahkan yang ia khawatirkan, jika Pemprov yang membangun infrastruktur jalan menggunakan dana pinjaman tersebut adalah nantinya tidak mendapatkan keuntungan. Sebab hal ini akan berbeda dengan pembangunan jalan tol yang memang akan mendapatkan keuntungan dari pembangunannya.
"Lantas dari mana uang Pemprov Riau untuk membayarnya (utang), tentu dari dana yang ada saat ini, dari DAK-kah, DAU-kah, dan APBD murni yang harus dikurangi. Jadinya infrastruktur bertambah tapi kemampuan pembiayaan lainnya berkurang. Jadi harus dipikirkan input dan outputnya apakah bisa atau tidak klop," tegasnya lagi.
Belum lagi, sambungnya, menghitung bunga dari pinjaman tersebut. Pemprov Riau harus menghitung cermat berapa tahun bunga yang harus dilunasi. Jangan sampai terjadi istila bunga berbunga yang nantinya akan merugikan Riau sendiri nantinya.
"Terkenanya nanti saat pembayaran pinjaman, tentu uang dari keperluan lain dikurangi. Kalau memang pak gubernur sudah ada memikirkan dari mana sumber untuk mengembalikannya, ya silahkan saja. Sekali lagi saya tak mengatakan setuju tak setuju, tapi memang perlu adanya kecermatan dan kematangan," tukasnya.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Untuk Mengurangi Defisit Anggaran, BPJS Perlu Wajah-wajah Baru
Yuk, Intip Kepribadianmu Lewat Posisi Tidur
Wasekjen Golkar Sebut Polri Harus Netral, Jangan Sampai Wasit Ikut Jadi Pemain
Goncang Dadu, 2 Laki Laki di Kecamatan Pelangiran Ditangkap Polisi
Anda Bisa Beli di CFD, Bagi Yang Suka Miniatur Otomotif dan Sepeda
Dengan Tema "Membangun Sinergisitas Menuju Generasi IKAMI-SULSEL yang Berkualitas" KAMI-SULSEL Cabang Inhil Akan Menggelar Muscab ke-VI
Buruh Batam Demo Kantor Wali Kota Terkait UMK
Nenek Roslaini Terharu Disambangi Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru
Dandim 0314 Inhil Menjamu Para Penggali Kubur se-Tembilahan
Razia Penginapan, Petugas Ciduk 4 Pasangan Mesum
Lima Komisioner KPU Siak Dilaporkan Bawaslu Riau ke DKPP
Ansar Ahmad Sarankan Pembangunan Jembatan Babin Bisa Dilintasi Kapal Perang