PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pihaknya bakal menjadi penyeimbang jika tidak masuk dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua. Menurutnya, di Indonesia tak ada oposisi, hanya ada penyeimbang.
Prabowo mengatakan itu usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10).
"Kalau umpamanya kita tidak masuk kabinet, kami tetap akan loyal di luar sebagai check and balance, sebagai penyeimbang. Kan kita di Indonesia enggak ada oposisi. Tetap kita merah putih di atas segala hal, kita akan berperan," ucap Prabowo.
Pada prinsipnya, Prabowo mendukung gagasan Jokowi untuk menjalankan pemerintahan selanjutnya.
Dia mengamini pernah menjadi lawan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019. Namun, menurutnya, pertarungan politik sudah selesai. Semua pihak mesti turut serta membangun bangsa.
"Kami Gerindra selalu mengutamakan kepentingan yang besar, kepentingan bangsa dan negara," ucapnya.
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pihaknya bakal menjadi penyeimbang jika tidak masuk dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua. Menurutnya, di Indonesia tak ada oposisi, hanya ada penyeimbang.
Prabowo mengatakan itu usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10).
"Kalau umpamanya kita tidak masuk kabinet, kami tetap akan loyal di luar sebagai check and balance, sebagai penyeimbang. Kan kita di Indonesia enggak ada oposisi. Tetap kita merah putih di atas segala hal, kita akan berperan," ucap Prabowo.
Pada prinsipnya, Prabowo mendukung gagasan Jokowi untuk menjalankan pemerintahan selanjutnya.
Dia mengamini pernah menjadi lawan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019. Namun, menurutnya, pertarungan politik sudah selesai. Semua pihak mesti turut serta membangun bangsa.
"Kami Gerindra selalu mengutamakan kepentingan yang besar, kepentingan bangsa dan negara," ucapn
Di tempat yang sama, Jokowi mengaku memang telah membicarakan kemungkinan Gerindra masuk dalam koalisi pemerintahan selanjutnya. Namun, masih belum diputuskan.
"Ini belum, urusan satu ini belum final, tapi kami bicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra masuk Koalisi kita," ucap Jokowi.
Jokowi juga mengaku telah membicarakan hal-hal seputar perekonomian nasional. Selain itu, pemindahan ibu kota pun turut dibicarakan mereka.
Prabowo: Jika Tak Masuk Kabinet, Kami Loyal Jadi Penyeimbang
CNN Indonesia
Jumat, 11/10/2019 16:44
Bagikan :
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta(CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
"Kami yakin (pertumbuhan ekonomi) Indonesia bisa tumbuh double digit, kami yakin Indonesia bisa bangkit cepat. Kami ingin membantu, kami siap membantu kalau diperlukan," lanjutnya. |
"Bercerita banyak kenapa pindah ke Kalimantan Timur, alasannya ini, ini, ini," kata Jokowi.
Kans Gerindra bergabung dalam koalisi pemerintahan sudah menjadi pembicaraan khalayak sejak Pilpres 2019 usai. Prabowo dan Jokowi, yang mulanya adalah rival, justru lekas bertemu. Pertemuan dilakukan di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta lalu dilanjut makan siang di mal FX, Senayan.
Prabowo juga sudah bertamu ke rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Bahkan, Mantan Danjen Kopassus itu juga memenuhi undangan untuk hadir di acara Kongres PDIP di Bali.
Sumber: Cnnindonesia.com


Berita Lainnya
HMPS-Sy STAI Auliaurrasyidin Adakan Debat Ketua dan Wakil Ketua Periode 2019-2020
Pasangan Ini Menikah dengan Maskawin Secangkir Kopi
Cie, Timnas Indonesia Dapat Dukungan dari Miyabi Nih
Pelantikan IWO Kab Siak Dihadiri Langsung Oleh Bupati Syamsuar
Lima Warga Pemilik Puluhan Bibit Ganja di Lingga Ditangkap Polisi
Warga Riau Jangan Sampai Terpecah Belah Karena Pilkada DKI
Gedung Guru Riau Diberi Nama HM Rusli Zainal, Berikut Alasannya!
Pemkab Inhil Mediasi PT BPLP dengan Kelompok Masyarakat Desa Seberang Sanglar
Ada BUAL Lowongan Kerja PT Indomarco Prismatama Pekanbaru Silakan Klik Disini!
GMMK: Banyak Temuan Kecurangan di Pemilu 2019, Seolah KPU Sengaja Melakukannya
Kapolres Lampura Menyampaikan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama