PILIHAN
Adam Bos Narkoba Saya Ikhlas! 28 Milyar Aset Disita BNN, Kan Saya Cari Uang Untuk Negara!
BUALBUAL.com - Semua harta dan aset milik Adam, seorang bandar narkoba yang menjalankan bisnisnya dari Lapas Cilegon, Banten akhirnya disita oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia.
Aset gembong narkoba yang nilainya puluhan miliar itu terbongkar setelah penyidik BNN melakukan pengembangan kasus terhadap dua anggota Adam yang ditangkap di Merak.
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depri mengatakan, sejumlah aset milik Adam sudah disita.
Salah satu aset berupa rumah mewah senilai Rp 2,5 Miliar yang terletak di kawasan Elit Bukit Indah Sukajadi Batam.
Dari hasil pencucian uang tersebut, setidaknya petugas BNN mengamankan sejumlah barang berupa Mobil mewah, emas batangan, batu mulia, rumah, uang tunai berupa pecahan dolar Singapura, Ringgit serta pecahan rupiah.
Selain itu juga ada jam mewah bernilai Miliaran rupiah, sembilan unit kapal yang digunakan untuk mengangkut penumpang ke pulau-pulau yang ada di Indonesia.
"Ini semua barang hasil pencucian uang yang kita selidiki. Dan kita masih akan melakukan penyelidikan lagi," tegasnya.
Banyaknya aset yang dimiliki adam ini ternyata sebagai tipuan agar orang tidak mengetahui kalau dia merupakan seorang bandar Narkoba.
Sumber: tribunbatam.id

Berita Lainnya
Sudah 23 Orang "Mengincar" 4 Jabatan BRK, Ini Nama-namanya
Dari Tak Nginap, hingga Pesan Hotel Murah
Ingat! Jika Tidak Pidana Mengancam, Bawaslu: C1 Wajib Diumumkan di PPS
DPRD Inhil Rencanakan Ajukan Angaran Rp1,6 miliar untuk Pengamanan Pilkada 2018
DPRD Inhil ke Pemda Benarkah Sejak Sebulan Lalu Natania Sudah Ditangani Oleh Kami
Nyeleneh! Pekan Ini Ada Acara Naik Kereta Tak Pakai Celana
Mantan Kadishub Rohul Divonis 6 Tahun Penjara, Terbukti Korupsi Dana PJU Rp693 Juta
Gara-gara Miliki Kristal Putih, Anak Mantan Kepsek di Inhu Diciduk Polisi
Presiden Jokowi: Tol Pekanbaru-Dumai Akhir April Tuntas
Lakalantas Inhil 'Truck vs Motor' Guru Pesantren Jadi Korban
Ketiga, Ustaz Abdul Somad Dipanggil terkait Mundur dari Dosen
HMI Jadi Sasaran Intelijen, KAHMI Angkat Bicara