PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Heboh Penemuan Potongan Mirip Tangan Manusia di Kampar, Ini Penjelasan Polisi
BUALBUAL.com - Masyarakat Lipatkain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar sempat heboh oleh penemuan potongan mirip tangan manusia, Jumat (4/10/2019) malam. Namun ternyata, dari hasil pemeriksaan Tim Kedokteran Forensik, keresahan masyarakat itu terjawab bahwa potongan tangan itu merupakan potongan tangan hewan jenis primata (monyet).
Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman dalam keterangan persnya, Sabtu (5/10/2019) malam mengungkapkan, ia selaku Kapolsek setelah mendapat informasi dari masyarakat mengenai potongan yang viral di media sosial tersebut. Ia langsung memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Daren Maisar beserta anggota untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengecek langsung kebenaran informasi itu.
Sekira pukul 22.30 WIB, Jum’at( 4/10/2019), Kanit Reskrim membawa potongan tangan seperti bagian tubuh manusia itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan forensik.
Setelah melalui beberapa pemeriksaan oleh Tim Kedokteran Forensik, diputuskan bahwa benda tersebut bukanlah potongan tangan manusia. Diperkirakan penemuan potongan tersebut adalah potongan tangan hewan jenis primata (monyet). Karena dibelakang lokasi penemuan kerangka ini, masih terdapat semak belukar dan pepohonan karet milik masyarakat yang cendrung dijadikan tempat bermain hewan jenis monyet.
“Tidak menutup kemungkinan hewan jenis monyet tersebut diserang oleh binatang buas hingga bagian tubuhnya terpotong,” cakap Yulisman.
Sebelumnya, isu penemuan potongan tulang manusia itu beredar luas di tengan masyarakat Lipatkain karena diviralkan oleh warga melalui media sosial Facebook.
Untuk menepis isu yang membuat masyarakat resah, Polsek Kampar Kiri melakukan penyelidikan dengan membawa potongan tangan tersebut ke RS Bhayangkara Polda Riau.
Saksi yang pertama kali menemukan potongan ini adalah Nora Nurul Huda (28). Ia menemukan di dalam baskom cuci piring yang terletak dibelakang kedai miliknya di Pasar Sabtu Lipatkain.
Seperti biasanya, setiap akan jualan makanan di Pasar Sabtu Lipatkain, Nora lebih dahulu bersih-bersih kedai. Saat hendak membuang air di baskom cucian piring di belakang kedainya, ia menemukan potongan tangan tersebut.
Nora kemudian memberitahukan hal ini kepada kakaknya Astuti. Kemudian mereka melaporkan penemuan ini ke Polsek Kampar Kiri untuk dilakukan pengusutan.
Sumber: Caakaplah.com

Berita Lainnya
Bawa Uang Sinilai Rp350 Ribu, Anda Bisa Kuliah di STAI Ar-Ridho, Berikut Jadwal Pendaftarannya?
Grafik ODP di Kampar Capai Angka 459 Orang, Bupati Minta Masyarakat Pahami Bahaya Covid-19 dan Patuhi Aturan
Kebakaran di Pekanbaru Hanguskan Gudang Furniture
Benarkah! Prabowo-Sandi Miskin Gagasan, Tong Kosong Nyaring Bunyinya
Tidak Mahal: Ini Cara Paling Ampuh Bikin Gigi kamu Tambah!!
Ratusan Masyarakat Desa Tanjung Pasir Antusias Menyambut Kehadiran Anggota DPRD Inhil Hasanuddin
Tak Sengaja Telan Jarum, Siswi SMP ini Terpaksa Dioperasi
Satgas TMMD ke-106 Kodim 0314 Inhil Tetap Semangat Menyelesaikan Pekerjaan Jembatan Beton di Desa Sanglar
Ratusan Personel Polres Inhil Siap Siaga Dalam Kegiatan Festival Hari Kelapa Dunia
Niat Hati Ingin Mencari Madu Lebah, Kini Seorang Warga Bengkalis Harus Masuk Penjara
Bupati HM. Wardan, Turut Berjibaku Padamkan Api di Tempuling
Mengupas Rumus Pembangunan Rohil dimasa Bupati Suyatno .Amp