PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Ini Alasan UGM Batalkan Kuliah Umum Ustaz Abdul Somad
BUALBUAL.com - Universitas Gajah Mada (UGM) mengonfirmasi kabar mengenai pembatalan acara yang sedianya mendatangkan Ustaz Abdul Somad sebagai pembicara. Alasannya, Civitas menilai keberadaan Ustaz Abdul Somad tak mencerminkan jati diri UGM.
Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Ariani menyatakan bahwa pimpinan dari UGM yang langsung meminta agar acara tersebut dibatalkan.
"Berkaitan dengan acara yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 12 Oktober 2019, maka pimpinan universitas meminta agar acara tersebut dibatalkan," kata Iva, Rabu (9/10/2019) saat ditanya perihal pembatan acara Abdul Somad.
Iva belum menjelaskan detail alasan pembatalan acara yang akan dihadiri oleh Ustaz Abdul Somad. Namun ia hanya menjelaskan bahwa acara tersebut tidak sesuai dengan kegiatan akademik di UGM.
"Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan kegiatan nonakademik dengan jati diri UGM," ujar dia.
Lebih lanjut Iva mengaku tak mengetahui detail acara yang akan dilaksanakan tersebut."Itu panitia yang tahu detailnya," jelas dia.
Narahubung panitia acara tersebut, Aldy Pradhana membenarkan bahwa acara yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad itu berupa kuliah umum. Acara diselenggarakan oleh Takmir Masjid Kampus UGM yang beranggotakan mahasiswa dan dosen.
"Kita (yang melaksanakan) dari Takmir Masjid Kampus UGM yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan ada dari tokoh masyarakat," kata Aldy, Rabu (9/10/2019).
Diakui Aldy bahwa acara ini tidak dilaksanakan di ruang auditorium layaknya kuliah umum melainkan di masjid. Namun Aldy menjelaskan bahwa isu yang diangkat oleh panitia adalah isu akademis yakni Integrasi Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Secara umum acara ini sedianya dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2019 di Ruang Utama Masjid Kampus UGM. Aldy pun mengungkapkan acara akan berupa kajian namun bersifat akademis. Aldy pun menekankan tidak ada tema yang sensitif yang akan mereka bahas di acara kuliah umum tersebut.
"Jadi nanti ada menyampaikan tentang kajian. Tapi ini kuliah umum bukan tabligh akbar nuansa akademis kita munculkan karena kita di UGM," ujar dia.
"Kita ingin berbeda dengan yang lain. Maka dari itu kita angkat tema yang beda tidak ada mengangkat tema yang sensitif," tutup dia.

Berita Lainnya
Layanan Jasa Perbankan, Bupati Inhil Teken MoU Dengan PT. Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan
Pidum Kejari Pekanbaru Kumpulkan Rp 8 Miliar dari Hasil PNBP
Praktek Prostitusi di Apartemen, Muncikari 19 Tahun dan Siswi SMA Ditangkap
Pemprov Riau Tunggu Persetujuan Hasil Assessment Terkait KASN
Umat Harus Waspada! Upaya Adu Domba di Balik Pelaporan UAS
STQ ke-VI Desa Mengkopot, Camat Sugiati: Masyarakat Jaga Kekompakan Dan Tingkatkan Hidup Bergotong Royong
Ijtima Ulama III, Penyelenggara: Yang Sudah Jadi Cebong Tidak Akan Diundang
Rumah Yatim Cabang Riau Berikan Bagi-Bagi Sembako Ke Pengemudi Becak Motor
Apotek di Pekanbaru Kehabisan Stok Masker 'Heboh Virus Corona'
Motor Listrik, Harley - Davidson Patok Harga Rp 420 Juta
Khasus Lahan Ilegal PT Hutahean dan PTPN V Naik Penyidikan
Satpol PP Pergoki Anak Dibawah Umur Jadi SPG di Pujasera Selatpanjang - Meranti