PILIHAN
Tak Buka Penjaringan Karena "Pede" Usung Kader Sendiri, Abdul Wahid: Belum Ada Petunjuk dari DPP
BUALBUAL.com - Helat pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 telah masuk tahapannya. Di Kepulauan Meranti, beberapa partai politik mulai membuka penjaringan bakal calon. Namun tidak dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Hingga pekan ketiga Oktober 2019, PKB Kepulauan Meranti sama sekali belum ada tana-tanda akan membuka penjaringan bakal Cabup dan bakal Cawabup. Partai dengan 4 kursi di DPRD Kepulauan Meranti ini masih "menutup diri".
Akibat dari dinginnya sikap PKB, muncul isu bahwa partai besutan Gus Dur itu tidak akan membuka penjaringan bakal calon. Mereka pede alias percaya diri akan mengusung kader sendiri.
Isu itu diperkuat dengan banyaknya kader potensial yang dimiliki PKB. Saat Pileg 2019 di Kepulauan Meranti, PKB berhasil mendapatkan 4 kursi. Diantaranya, Hafizan Dapil I, Pandumaan Siregar SP, Khosairi Dapil III, dan Auzir Dapil IV.
Nama Hafizan mulai dibicarakan akan mengisi kontestan Pilkada 2020. Namun belum pasti apakah bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati.
Selain Hafizan, PKB juga memiliki H M Adil SH, yang merupakan anggota DPRD Riau. H Adil telah menyatakan kesiapannya untuk ikut bertarung di Pilkada 2020 sebagai calon bupati. Warga Alahair Tebingtinggi itu telah menyatakan kesiapannya mundur dari kursi DPRD Riau untuk ikut Pilkada.
H Adil rencananya akan berpasangan dengan A Rahman S, Kades Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Kabarnya, antara H Adil dengan A Rahman telah lama sepakat akan bersama-sama maju di Pilkada Kepulauan Meranti. Beberapa foto beredar seakan memberi signal bahwa Legislator Riau itu betul-betul akan bergandengan dengan Kades tiga periode dalam helat politik 2020 nantinya.
Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid, menjawab isu PKB tak akan membuka penjaringan bakal Cabup dan bakal Cawabup di Kepulauan Meranti. Katanya, bukan PKB tak membuka penjaringan, tetapi memang sampai hari ini sama sekali belum ada petunjuk dari DPP terkait penjaringan bakal calon.
"Belum ada petunjuk dari DPP. Masih menunggu peraturan partai disahkan bulan November," kata Abdul Wahid melalui pesan WhatsApp nya kepada CAKAPLAH.com.
Sumber: cakaplah.com

Berita Lainnya
KPU Riau: Data-Datanya Sedang Kita Lengkapi, Santunan untuk 15 KPPS Meninggal Dunia
Keterbukaan Informasi yang Baik Dengan Insan Pers, IWO Inhil: Pilihan Tepat "Said Syarifuddin" Menjadi Sekdaprov Riau
Siap Panen, Aparat Temukan 20 Hektare Ladang Ganja
Wow.... Semua destinasi wisata tersedia di Sumatera Barat
Rutan Kelas II Siak Hangus Hingga Rata Dengan Tanah, Diduga Akibat Kericuhan Narapidana
Sebanyak Rp6,1 Miliar, BUMD Pelalawan Kembalikan Dana Penyertaan Modal Tahun 2017
Team Reskrim Polsek Mandau Amankan 2 Pelaku Penjual Pil Extacy Di Duri
Kapolres Empat Lawang Dicopot dari Jabatannya, Karena Terbukti Konsumsi Narkoba
Presidium Poros Muda Riau Minta Ketum GP Ansor Lebih Dewasa, Soal Tudingan Kelompok Radikal di Riau
Gubri Sesalkan Kejadian Pelemparan Molotov di Pos Satpol PP Riau
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan Gelar Pelatihan Peningkatan Kualitas Pramuwisata Terhadap Para Pemandu Wisata kuliner
Benarkah: Survei Nielsen Hanya 9% Remaja Indonesia yang Masih Baca Media Cetak