PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Polair Polri dan Riau, Amankan Kapal Speedboat Pengangkut Belasan TKI Ilegal
BUALBUAL.com - Tim gabungan Polisi Air (Polair) Mabes Polri, Polda Riau, dan Polres Bengkalis mengamankan sebuah speedboat mengangkut belasan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal. Kapal berlayar dari Pelabuhan Pork Dickson, Malaysia, menuju Indonesia.
Kapal diamankan Polair ketika melintas di Perairan Tanjung Medang, Rupat, Kabupaten Bengkalis pada Sabtu (12/10/2019). Keberadaan speedboat dicurigai tim gabungan yang sedang malkukan patroli di Perairan Rupat.
"Ketika itu, tim mendapati ada sebuah kapal speedboat mencurigakan. Kemudian dilakukan pemeriksaan," ujar Direktur Polair Polda Riau Kombes Badaruddin, melalui Kasubdit Gakkum, AKBP Wawan Setiawan, Jumat (25/10/2019).
Setelah diperiksa ditemukan 17 orang penumpang dewasa dan satu orang bayi. Mereka berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Jambi, dan lain-lain.
Kapal dinakhodai seorang pria berinisial MS alias Nanang. "Kapal, nakhoda dan penumpang kami amankan," kata Wawan.
Saat diinterogasi, para penumpang mengaku tidak saling kenal. Mereka diketahui bekerja di Malaysia, ada yang baru beberapa bulan, dan ada yang 12 tahun.
Berdasarkan keterangan MS, mereka berangkat dari Dumai bersama seorang temannya berinisial AS dengan menggunakan speedboat ke Malaysia. "Tujuannya memang menjemput para TKI ilegal ini," kata Wawan.
Sesampai di Malaysia, MS dan AS menyewa sebuah speedboat kepada seseorang dan menjemput para TKI di sekitar Perairan Pork Dikson.
Menurut MS, ada 18 orang penumpang yang dibawanya. "17 orang dewasa dan satu bayi," ucap Wawan.
Sementara beberapa orang lainnya menaiki speedboat yang dinakhodai oleh AS. Para TKI juga membawa barang-barang mereka menuju Indonesia.
Speedboat yang dinakhodai MS dan AS langsung berangkat dari perairan Pork Dikson menuju Indonesia. Di perjalanan speedboat MS tertinggal dari AS dan tersesat di perairan Malaysia.
Setelah beberapa jam mencari arah, akhirnya speedboat masuk perairan Indonesia. Mereka masuk ke Indonesia tanpa melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).
"Kapal diamankan saat melintas di perairan Tanjung Medang, Kabupaten Bengkalis, tepatnya di titik koordinat 02º 06’ 90” U – 101º 41’ 50” T," kata Wawan.
MS sudah diterapkan sebagai tersangka. Pria berusia 25 tahun itu sudah ditahan di Mapolda Riau. "Menurutnya barang berupa koper dan uang milik penumpang ada di kapal AS. Dia masih kami cari," ucap Wawan.
MS diduga melanggar Pasal 120 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Dan Pasal 323 ayat (1) Jo pasal 219 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Berjumpa Ahok dan Anies Di BalaiKota
Jaksa Agung Minta Kajati Gelar Sidang Lewat Sistem Video Conference
Babinsa Koramil 07 dan Puskesmas Reteh Himbau Masyarakat Untuk Terapkan Pola Hidup Sehat
Dalam Rangka Membentuk Sikap karakter, Babinsa Koramil 01/Inhil Berikan Pelatihan PBB di SMP 1 N Tembilahan
Intermeso, Kisah Gus Dur dan Kiai Hasyim, Lawan yang Berkawan
Pasca Kerusuhan di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob Depok,Polda Riau Tingkatkan Pengamanan
Ketua GNPF Ulama Bachtiar Nasir Dipanggil Polisi Sebagai Tersangka Kasus Pencucian Uang
Catur Sugeng Dilantik Jadi Bupati Kampar
Sakti... Seorang Tahanan Narkoba Masih Sempat Transaksi Sabu Saat Sidang di PN Tembilahan
Bupati HM Wardan Gelar Rapat Bersama Pihak Bappenas RI dan BPPW Riau
Gaya Low Profile Wabup Inhil, Selalu Menyapa dan Senyum kepada Warga
Tabrakan Bus Rapi vs truk Fuso, Belasan Penumpang Bus Rapi Terluka "Sopir Truk Menghilang dari TKP"