PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
'Desa Hantu' Bisa Sedot Dana Desa Hingga Rp 900 Juta
BUALBUAL.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menganggarkan dana desa pada tahun 2019 sebesar Rp 70 triliun. Alokasi dana tersebut meningkat drastis jika dibandingkan pada awal implementasi program tersebut sebesar Rp 20,7 triliun di 2015.
Program dana desa baru diimplementasikan Pemerintah pada tahun 2015 atau di masa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla (JK). Baru-baru ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan banyak desa tak berpenduduk alias 'desa hantu' yang bermunculan.
Sri Mulyani menduga bahwa desa tak berpenduduk ini sengaja dibentuk untuk memanfaatkan anggaran dana desa yang sejak 2015 sampai saat ini selalu meningkat anggarannya.
Berdasarkan rangkuman detikcom, Sabtu (9/11/2019), ada 74.597 desa yang masuk pada program ini. Pada tahun 2015 Pemerintah menganggarkan dana desa sebesar Rp 20,7 triliun dengan begitu maka satu desa mendapatkan jatah rata-rata Rp 280 juta.
Pada 2016, Pemerintah meningkatkan anggaran dana desa menjadi Rp 46,98 triliun atau masing-masing desa mendapatkan Rp 628 triliun. Pada tahun 2017, anggaran dana desa meningkat menjadi Rp 60 triliun atau masing-masing desa mendapat Rp 800 juta.
Sedangkan pada tahun 2018 dan 2019, Pemerintah mengalokasikan anggaran dana desa menjadi Rp 70 triliun. Di mana, masing-masing desa mendapatkan alokasi sebesar Rp 900 juta.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa saat ini banyak muncul 'desa hantu' atau desa-desa baru yang tidak berpenghuni. Desa tersebut muncul tiba-tiba demi mendapatkan alokasi anggaran program dana desa yang sudah dijalankan Pemerintah.
Hal itu diungkapkannya saat melaporkan evaluasi kinerja APBN Tahun Anggaran 2019 di ruang rapat Komisi XI dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta Selatan.
"Sekarang muncul desa-desa baru yang nggak ada penduduknya karena adanya dana desa," kata Sri Mulyani, Senin (4/11/2019).
Sumber: detik.com

Berita Lainnya
Mengapung di Laut, Tim Sar Temukan Satu Korban Kapal Karam Tujuan Bengkalis - Malaysia
Usai Coblos, Istri JK Kebingungan dan Salah Masukkan Kertas Suara Pemilu 2019
Bupati Meranti Irwan Nasir Akhirnya Datang ke KPK
Golkar Riau Cari Pihak Pemasang Spanduk 'Golkar Prabowo' di Pekanbaru
Pemerintah Desa Ketam Putih Lakukan Penyemperotan Disinfektan
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Bupati HM. Wardan Ikuti Rakoornas Perpustakaan 2020
Pemko Pekanbaru Pertimbangkan Saran KPK, Tak Mampu Tarik Mobil dari Mantan Pejabat
Ricuh Laga Kontra Malaysia, PSSI Kena Sanksi Denda Rp643 juta
Terkuak Inilah Pemicu Pilot Garuda Indonesia Ancam Mogok
Di Bengkalis Riau, Anak dan Ibu Kompak Curi Sapi Milik Tetangga
Dua Warga Inhu Jadi Tersangka, Diduga Angkut Kayu dari Kawasan TNBT
Ini Pernyataan Sikap Massa Aksi Bela Islam Jilid II di Riau