PILIHAN
Kala Muslim Berselawat di Wihara Dharma Mitra Arama, Malang
BUALBUAL.com - Selawat kepada Nabi Muhammad SAW mengalun di Wihara Dharma Mitra Arama, Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, Sabtu malam (16/11). Para muda-mudi yang mayoritas muslim, membaca selawat (pujian pada nabi) di rumah ibadah agama Buddha tersebut.
Acara kian khidmat, saat momen mahalul qiyam (membaca selawat dengan berdiri) dilaksanakan. Beberapa orang, terlihat menengadahkan tangan, sambil memejamkan mata. Setelah itu, ada juga selawat yang diiringi dengan Tarian Sufi.
Acara membaca selawat di tempat tak biasa ini adalah cerminan pluralisme yang ingin ditunjukan oleh Komunitas Gubuk Tulis, sebuah komunitas yang konsen pada kegiatan literasi.
Adapun acara membaca selawat tersebut adalah bagian dari acara bedah buku berjudul Muhammadku, Sayangku karya penulis asal Jogjakarta Edi Ah Iyubenu. Sedangkan acara bedah buku ini, bagian dari Sekolah Literasi III yang digelar oleh Gubuk Tulis selama tiga hari di tempat ini. Mulai Jumat (15/11), hingga Minggu (17/11).
Ketua Pelaksana Kegiatan, Moh Yajid Fauzi, mengatakan pihaknya menjalin kerjasama dengan pihak wihara. Alasannya, selain mempunyai hubungan yang baik dari dulu, juga ingin mengajak masyarakat agar menjalin tali persaudaraan dan toleransi antar umat beragama.
"Kami ingin mempererat rasa toleransi yang baik antarumat beragama, apalagi ini momentum hari kelahiran Nabi serta hari toleransi sedunia," katanya.
Dengan adanya acara ini, para peserta diharapkan mampu meneladani Nabi Muhammad SAW yang dinobatkan sebagai manusia paling berpengaruh di muka bumi.
"Dari bedah buku ini, kita bisa ambil pelajaran bagaimana hidup yang damai tanpa harus mencela dan menghina agama orang lain, apalagi acaranya di wihara maka kita harus bertoleransi yang baik agar tercipta kehidupan yang rukun antar umat beragama, dan tanpa memusuhi," tandasnya Fauzi.
Sementara itu, penulis buku Edi Ah Iyubenu yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, buku ini ditulis sebagai rasa cinta kepada Nabi Muhammad.
"Saya cukup lama menulis buku ini, berbulan-bulan dan sengaja saya terbitkan di hari kelahiran Nabi Muhammad SAW," katanya.
Dirinya sengaja menulis kisah Nabi Muhammad dengan cara santai, dan dengan bahasa yang mudah dipahami. "Saya sebenarnya ingin menulis buku yang lengkap tentang Nabi, tapi setelah saya baca karya yang sudah ada, wah saya tidak mampu melebihi, ya jadilah buku santai ini, dan ditulis dengan gaya saya," katanya.
Sedangkan Guru Besar Universitas Negeri Malang (UM), Prof Djoko Saryono, yang menjadi salah satu narasumber mengatakan, buku ini benar-benar bergaya ala Edi Ah Iyubenu.
"Andai tidak dikasih nama penulidss, saya akan bisa menebak ini karya Edi, ya karena seperti inilah gaya Edi," katanya.
"Buku ini juga ingin memotret bagaimana Nabi Muhammad memandang manusia dan kemanusiaan yang penuh cinta," pungkasnya.
Sementara itu, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM), Muhammad Mahpur, sebagai narasumber lain menambahkan buku ini harus dibaca milenial, agar paham tentang Islam yang penuh kasih sayang.
"Apalagi radikalisme saat ini sedang menyasar anak muda karena salah pilih guru dan pengaruh teman, buku ini sangat baik dibaca," pungkasnya.
Sumber: Kumparan

Berita Lainnya
Pelaku Melarikan Diri, Warga Dumai Gagalkan Pembobolan Pipa Minyak Chevron
Untuk Meningkatkan Antisipasi COVID 19, Gubri & Wagubri Akan Gelar Videoconference Dengan Bupati/Wali Kota Se-Riau
Nge-Like Postingan Nyinyir, PNS Juga Bisa Dihukum
Ini Nama Calon Sekda Lingga Yang Lolos Seleksi Administrasi
Awal Januari Teater Tuah Abdi (Mimpi Buruk) Mentas Di Kampung Halaman Inhil
Syamsurizal Mundur Dari PAN Dan Siap Menangkan Paslon Firdaus - Rusli Effendi Jadi Gubernur dan wakil gubernur riau
Di Kuindra HM. Wardan Paparkan Prioritas Program Pemkab Inhil Tahun 2017
Warga Tanah Datar Inhu Resah Adanya Penampakan Harimau, Masuk Perkampungan
Pemprov Riau akan Konsultasi ke Pusat, Soal THR Honorer
Berikut Daftar Nama Beserta Jabatan Komisi DPRD Inhil 2019-2024
Ketika Kekuatan Umar bin Khathab Mampu Menaklukkan Yerusalem
Sinergikan Program Kerja,Mulimat NU Gelar Rapat Bersama Pemuda BNN INhil