PILIHAN
Digasak Vietnam 3-0, Indonesia Perpanjang Puasa Emas SEA Games
BUALBUAL.com - Sempat muncul harapan Indonesia bisa dapat emas sepakbola SEA Games 2019. Tapi penantian itu ternyata belum tuntas. Indonesia digasak Vietnam 0-3.
Indonesia pulang meraih medali perak dari SEA Games 2019 setelah pada babak final cabang sepakbola dibuat tak berdaya oleh Vietnam. Diwarnai cedera Evan Dimas di babak pertama, Garuda Muda menyerah dengan skor 0-3.
Hasil pahit tersebut membuat Indonesia dipaksa puasa lebih lama untuk bisa meraih kembali medali emas sepakbola SEA Games. Indonesia terakhir meraihnya pada 1991 silam, saat pesta olahraga terbesar Asia Tenggara itu juga dilangsungkan di Filipina.
Sejak emas di Manila tersebut, Indonesia sebenarnya sudah beberapa kali masuk final. Yakni pada 1997, 2011, dan 2013. Tapi Thailand dua kali menjegal, sementara di satu kesempatan lain Malaysia yang jadi mimpi buruk.
Alhasil, sejak pertama terjun di cabang sepakbola SEA Games, Indonesia baru punya dua medali emas. Itu terjadi di 1987 (Vs Malaysia) dan 1991 (Vs Thailand).
Total sudah tujuh kali Indonesia masuk final sepakbola SEA Games. Dua emas dan lima perak jadi rekor yang mengecewakan buat sepakbola Indonesia.
Sumber: detik.com

Berita Lainnya
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Jarak Pandang Hanya 2 Kilometer, Dumai Diselimuti Asap Tebal
Sebanyak 5.477 Hektare Hutan dan Lahan di Riau Terbakar
Begini Kronologis Penangkapan Perampokan Satu Keluarga di Desa Bente Kec Mandah
'Satu Tahun Kinerja WardanSu' Program-Program Tak Tersentuh Masyarakat, Bupati Akui Itu!
Islamic Center Jadi Tempat Karantina Bagi TKI yang Pulang ke Inhil
Kapolda Riau: Ini Keblinger, Kayu Dijarah, Dibakar lalu Jadi Kebun Sawit
Sebut Taufik Ada Gerakan Ubah Pilihan ke Prabowo – Sandi
Tertimpa Pohon Sagu, Warga Meranti Tewas di Kebun
Dihari Ulang Tahun, HIPMI RIAU, Kirim Kue Tar dan Ucapan Selamat kepada Bapak Rusli Zainal
Presiden Duterte Murka Sea Games 2019 Berjalan Semerawut
Meski Tak Lulus SMA, Menteri Susi Pudjiastuti yang Dapat Gelar Doktor Honoris Causa