PILIHAN
Apel Kesiapan Penanganan Karhutla, Dandim 0314 Inhil: TNI Selalu Siap
BUALBUAL.com - Kegiatan apel yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (13/12/2019), merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan dari Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri, BPBD,dunia usaha, Ormas dan berbagai komponen masyarakat lainnya.
"Kita semua menyadari bahwa bencana alam memang tidak dapat ditolak namun yang lebih penting adalah bagaimana upaya untuk dapat meminimalisasi dampak yang mungkin terjadi akibat bencana tersebut atau yang biasa disebut dengan mitigasi bencana," sebut Bupati HM Wardan.
Menurut data tahun 2019 telah terjadi beberapa bencana di Kabupaten Indragiri Hilir di antaranya, Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) diseluruh Kecamatan sebanyak 70 kasus dilebih dari 3000 hektar, longsor 4 kasus, Puting beliung 2 kasus dan banjir 2 kasus.
"Begitu pula pada tahun 2020 yang akan datang, berdasarkan perkiraan cuaca akan terjadi cuaca yang panas dan rawan terjadinya Karlahut, oleh karena itu perlu adanya peran dan partisipasi aktif dari semua pihak, meskipun bencana tersebut tidak diharapkan," ungkap Bupati HM Wardan.
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal mengatakan bahwa dari pihak TNI telah siap siaga mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan anggota yang tersebar di Koramil se-Kabupaten Inhil yang bekerja sama dengan 3 pilar.
"Kami dari pihak TNI selalu siap siaga di masing-masing wilayah Kecamatan, terlebih di Desa-desa yang akan bekerja sama dengan 3 pilar lainnya, yakni Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa dan Masyarakat,"
Ia juga menyebutkan bahwa TNI mempersiapkan sarana dan prasarana, mulai dari dapur darurat, mesin-mesin Pemadam Kebakaran, perahu dan pelampung, yang bergerak dengan sinergitas antara instansi lainnya, yang menjadi tanggung jawab bersama.
Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman SIK berharap penanganan Karlahut tidak hanya fokus pada pemadaman saja akan tetapi fokus pada pencegahan Karlahut itu sendiri dengan mengajak stekholder terkait.
"Kami mengajak seluruh lapisan terkait baik Pemerintah, TNI, masyarakat dan perusahaan untuk berperan aktif dalam penanganan bencana alam terutama Karlahut di setiap daerah," ajaknya.
Ia juga menyatakan telah melakukan himbauan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Inhil agar dapat mendata kembali daerah-daerah yang rawan terjadi Karlahut, juga agar dapat membuat embung atau kanal bloking.
Turut hadir pada apel kesiapsiagaan tersebut, Satpol PP, BPBD, Damkar, Basarnas, Tagana, PMI, PSMTI, Pramuka, RAPI.

Berita Lainnya
Banyak Anak di Jambi jadi Korban Tindakan Kekerasan
Bupati Rohil H Suyatno Serahkan Sertifikat Sekolah TK Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal
Kerusakan Jalan Jadi Perhatian yang Ekstra Pemprov Riau
Scale Up Nilai Pemerintah Kurang Serius, Terkait Konflik Sumber Daya Alam di Riau Semakin Meningkat
Gubri Beri Kesempatan Bagi Penyandang Disabilitas Untuk Bekerja di Pemprov Riau
Pekan Depan, 4 Tersangka Korupsi Dana UEK-SP Duri Timur Riau Jalani Tahap II
Omzet Pedagang Pasar Bawah Pekanbaru Merosot, Daya Beli Masyarakat Lesu
Jalan Diblokade, Massa Aksi Bela Tauhid Tak Bisa ke Istana
Menteri Menristekdikti: 75 Poltekkes di Indonesia Bermasalah
Hadiri Pelantikan Kades, Dandim 0314 Inhil: Mampu Menjalankan Amanah dan Mampu Bersinergi Dengan Babinsa
Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan, KADIN Terus Jalin Peluang Kerjasama
Jessica Syok dan Nangis Dengar Ucapan Ini Keluar dari Mulut Majelis Hakim