PILIHAN
Kasatpol PP Pekanbaru: Jangan Coba-coba "Pasang Banner Sembarangan"
BUALBUAL.com - Di Kota Pekanbaru sering ditemukan banner iklan di ruas jalan. Iklan berbentuk umbul-umbul itu bahkan dipasang di area jalan protokol.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono menegaskan, pemasangan umbul-umbul atau banner iklan seperti itu menyalahi aturan.
Kata dia, belakangan ini anggotanya sering menemukan lalu mencopot semua banner yang ditemukan. Selain urusan pedagang kaki lima (PKL), mencopot banner belakangan menjadi tugas rutin.
"Penertiban PKL dan pencopotan Banner habis masa tayang atau dipasang tidak pada tempatnya menjadi agenda rutin patroli kita," kata Agus, Senin (6/1/2020).
Ia juga mengingatkan perusahaan atau pun oknum agar tidak lagi memasang banner di sembarang tempat.
"Jangan coba-coba pasang banner disembarang tempat, pasti kami copot. Begitu juga dengan PKL kami minta berjualanlah di tempatnya," tegasnya.
Kata dia, pada Ahad sore kemarin, Satpol PP Pekanbaru membersihkan ruas jalan dari keberadaan PKL dan Banner habis masa tayang.
"Ada di Jalan Sudirman, Diponegoro, Kaharuddin Nasution, Soekarno Hatta, HR Soebrantas dan Simpang Tobek Godang," kata dia.
Agus mengakui meski kerap ditertibkan, kesadaran oknum memang masih minim dengan dua persoalan tersebut. "Kita tetap akan tertibkan sudah menjadi agenda rutin," tegasnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Tuai Kontroversi, Iklan Layanan Masyarakat KPID Riau Dinilai Sudutkan Ulama
PAN Dukung Prabowo, Asman Abnur Mundur dari Menpan RB
Tujuh Ratus Peserta SKD CPNS Inhil Berhak Ikuti SKB
Satu dari Korporasi, Polda Riau Tetapkan 31 Tersangka Kasus Karhutla
Bupati Inhil Harapkan Kampung Seni Budaya Jadi Ikon Wisata Baru
Polri Peduli Penghijauan Daerah Pesisir, Kapolres Inhil Tanam 2000 Bibit Pohon Mangrove
Istana Negara Pernah Mengundang Dimas Kanjeng, dan Sudah Gandakan Rp 1,7 Triliun
1,5 Juta Muslim Palestina Terancam Tak Bisa Haji dan Umrah
Hasil Sementara Pasangan No 1 Syamsuar-Edy di Tanah putih tanjung melawan Rohil
BMKG: Deteksi Ada Tiga Titik Panas di Riau
Gara-gara Luhut, Debat Pilpres Ke 3 KPU Pertimbangkan Tidak Undang Menteri
ODP Corona Kurang Mampu, Dapat Bantuan Sembako dari Bupati Siak