PILIHAN
Reza Tak Terima Dicopot dari Kadiskes, Saya Telah Sukses Pimpin Dinkes Kuansing
BUALBUAL.com - Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Kuantan Singingi dr Reza Tjahyadi tak terima dirinya dicopot dari jabatannya karena dinilai berkinerja buruk. Kini, dia tengah menyiapkan langkah perlawanan dengan melapor ke pihak terkait. Seperti Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di pusat.
Reza Tjahyadi menyebut, dirinya sedang dizalimi oleh kepentingan mereka yang berkuasa. Reza membantah berkinerja buruk selama memimpin Diskes Kuansing.
"Jangan begitu, saya dizalimi dibilang kinerja jelek. Gak enak begitu. Dibilang kinerja jelek," kata dr Reza Tjahyadi kepada Riau Pos di Telukkuantan, Kamis (9/1).
Soal pencopotannya, Reza meminta Kabid Administrasi Kepegawaian BKPP Hendri J jangan cerita soal hasil job fit dan assesment. Pasalnya, jika job fit tidak lulus, kenapa kemarin dirinya dipakai. "Job fit itu semua direkayasa, bagaimana menjegal saya supaya saya tak bisa menjadi kepala dinas. Karena ada kepentingan di situ," katanya geram.
Menurut dr Reza Tjahyadi, yang menilai kinerjanya bukan tim Kabid Administrasi Kepegawaian BKPP, melainkan yang menilai adalah orang lain. “Tanya orang Puskesmas dan tanya staf saya. Apa kinerja saya bobrok. Jangan sok-sok bilang hasil job fit dan evaluasi kinerja,” tegasnya.
Makanya, Reza mau klarifikasi soal kinerjanya dibilang jelek. Kalau pencopotan saat mengenai kinerja, tentu menurutnya, ada indikatornya. "Apa kinerja saya kurang maksimal atau bagaimana? Tapi menurut kamu kurang, karena kamu ada kepentingan," katanya.
Masalah kinerja lagi, kata dr Reza, sejauh ini tidak ada masalah. Ia membeberkan selama ini penyaluran dana DAK dan realisasi fisik dan keuangan selama dirinya menjabat bagus, angka kematian ibu dan bayi menurun.
"Itu yang menilai orang provinsi. Bahkan temuan BPK tidak ada. Kuansing bebas penyakit kaki gajah, ada buktinya. Apalagi, mau ngomong soal kinerja juga," tegasnya.
Jadi menurut dr Reza, soal pencopotannya dari jabatan kepala dinas kesehatan sarat kepentingan. Jadi dimintanya sekali lagi jangan ngomong soal kinerja terkait alasan pencopotannya. Pasalnya, kinerjanya dipandang jelek karena ada kepentingan.
"Jangan bicara kinerja lagi. Saya lapor ke KASN nanti. Jangan macam-macam BKPP itu. Saya akan lapor ke KASN," ungkapnya.
Sementara Sekda Kuansing Dianto Mampanini mengatakan, sejauh ini belum ada pengganti dr Reza Tjahyadi sejak penonaktifan beberapa waktu lalu. "Penggantinya belum juga ditetapkan. Karena masih menunggu keputusan dari Pak Bupati," katanya.
Sementara itu, Kabid Administrasi Kepegawaian BKPP Kuansing, Hendri J yang dikonfirmasi terkait perlawanan mantan Kadiskes yang siap melapor ke KASN, enggan berkomentar. "Kalau itu, coba langsung ke pimpinan aja," katanya singkat.
Sumber: riaupos.co

Berita Lainnya
Dandim 0314 Inhil Jamin Prajurit TNI Netral di Pilkada Riau
Ketua TP-PKK Inhil Gelar Tahsin Al-Qur'an
Kita Harus Tahu! Ada 4 Kelompok Ciri-ciri yang Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona
Polda Kepri Pecahkan Rekor MURI, Perpanjangan SIM Dengan Peserta Terbanyak
Puluhan Mahasiswa FTIK UNISI Gelar Presentasi Software
Kesbangpol Minta Disdukcapil Cetakkan KTP Bagi Pemilih Pemula
Camat Talang Muandau Lakukan Innovasi Resmikan 30 Kolam Budi Daya Ikan Lele
Kamu Minat! Bawaslu Kuansing Buka Pendaftaran Panwaslu Tingkat Desa Dan Kelurahan, Berikut Syaratnya
Babak Pertama Liverpool vs Bayern Munchen Masih Imbang
Pejabat Pemkab Inhil Ikuti Rakor Bersama KPK
Geger!!! Pemuda di Inhil Nekat Gantung Diri
Fahri Hamzah: Kenapa KPU Salah Hukum Tidak Berlaku, Kenapa Kalau Rakyat Salah Hukum Berlaku, Polisi Seharusnya Tangkap KPU