Diseprindag Riau Terus Pantau Harga Sembako dan Ketersedian Gas Elpiji 3 Kg
BUALBUAL.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau terus memantau harga ketersedian sembako dan ketersedian gas elpiji 3 kilogram (Kg) pasca pandemi covid-19 dan memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Riau, Lisda Erni mengatakan, Disperindag Riau terus memantau harga dan ketersedian bahan pokok maupun gas elpiji 3 kilogram dipasaran.
"Untuk gas elpiji 3 kg saat ini Inshaa Allah masih aman, karena permintaan tabung gas elpiji 3 kg pada situasi dan kondisi saat ini memang sedikit berkurang karena Usaha Kecil Menengah (UKM) banyak yang tutup karena adanya pemberlakukan Work From Home (WFH) pasca pandemi covid-19,"ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau untuk harga komoditi bahan pangan pokok tanggal 14 April masih stabil, kecuali untuk harga gula pasir yang masih mengalami kenaikan mencapai Rp 18.000 kg. Dan untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji ukuran 3 kg Rp 18.000 ribu pertabung.

Berita Lainnya
Bupati Kasmarni Ucapkan Balasungkawa Wafatnya Menpan-RB H. Tjahjo Kumolo
Kriteria Penerima BLT, Ini Penjelasan Plt Kepala DPMD Inhil
Bupati Kasmarni sebut " Pramuka Merupakan Pilar Ketahanan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045"
Gubri Abdul Wahid Terima Penghargaan BWI Awards 2025 Kategori Indeks Wakaf Nasional Tertinggi
Himbauan Ketua FWKS untuk Konsistensi Wartawan Kuantan Singingi
Operasi Gabungan Tahun 2022, Dishub Riau Tilang 2.237 Kendaraan
Realisasi APBD Tahun 2020 Riau Bakal Naik Signifikan
Pendaftaran 20 Jabatan Tinggi Pratama di Pemprov Riau Dibuka, Gubri Cari Pejabat Kompeten!
Hasil Swab Keluar, Dua Orang Warga Inhil Positif Covid-19
Sampaikan Hasil Pasien Covid-19, dr Aleksis Sebut Inhil Belum Bisa Dinyatakan Masuk Zona Merah
Hari Jadi dan Nama Indragiri Disahkan, Bupati Rezita: Ini Momentum Bersejarah
Presiden Jokowi: Penegak Hukum Harus Tindak Tegas Pejabat Yang Bermain-main Dengan Anggaran Pemerintah