Polisi Riau Amankan Pelaku Penistaan Agama Terkait Postingan di Facebook
BUALBUAL.com - Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, dihuni masyarakat dari latar belakang suku dan agama yang beragam. Selama ini kehidupan masyarakatnya rukun dan harmonis.
Namun, beberapa hari lalu masyarakat Kecamatan Kandis dihebohkan dengan perbuatan salah seorang warga berinisial RS yang mengunggah postingan berbau SARA atau penistaan agama di media sosial.
RS di akun Facebooknya memposting gambar seekor anjing menggunakan sorban yang di bawahnya ada tulisan "Allah SWT"
Postingan tersebut lantas mengundang reaksi sejumlah pihak, karena dinilai melecehkan agama Islam. Salah satunya adalah Aliansi Masyarakat Muslim Kecamatan Kandis (AMMKK).
AMMKK telah melaporkan RS ke Polsek Kandis pada Jumat (8/5/2020). Aliansi ini meminta agar pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku sesuai undang-undang.
"Kami meminta pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ucap salah seorang tokoh masyarakat Kandis yang enggan disebutkan namanya.
"Kami akan pantau terus perkembangan kasus ini," tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Kandis Kompol Indra Rusdi mengungkapkan bahwa pelaku sudah diamankan.
"Pelaku sudah dibawa ke Mapolres Siak guna proses penyidikan lebih lanjut," tambah Kapolsek.
Kompol Indra Rusdi mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing amarah atas kasus ini.
"Jangan ada gesekan antarumat beragama, mari kita bina hubungan baik antarumat beragama yang sudah terjalin selama ini," pesan Kapolsek.

Berita Lainnya
Tekab 308 Polres Lampung Utara Ringkus Pelaku Curat
Simpan Sabu di Kantong Celana, Warga Tanjungpinang Timur Ini Diamankan Polisi
Rokok Ilegal 247 Juta Batang, Sumardi Dituntut 4 Tahun dan Denda Rp386 Miliar
Diduga Buat Perayaan Nataru, 73 Kg Ganja Behasil Digagalkan Polresta Pekanbaru
Wah Gawat!!Seorang Oknum Guru SMP Santo Yosef Duri main Tendang, Orang Tua Siswa Lapor Ke Polsek Pinggir
Kajati Riau Sebut Ada Pengalihan Isu, Terkait 63 Kepsek di Inhu Mendadak Mengundurkan Diri
Rugikan Negara Rp1,2 Miliar, Empat Terdakwa Korupsi Proyek SMAN 1 Tembilahan Didakwa
Tuntutan 5 Tahun, Empat Terdakwa TPPO Bengkalis Malah Divonis 18 Bulan
Kajati Riau Pastikan Kasus Dugaan Korupsi di Siak Segera Masuk Tahap Penyidikan
Mantan Kajari Inhu Dituntut 3 Tahun Penjara, Terkait Kasus Pemerasan Guru Rp1,5 Miliar
Dugaan Indikasi Korupsi Dana Desa Tanjung Raman 2017 Sampai 2020 Periksa & Proses kades
Komplotan Curas di Bangko Rohil Berhasil Dibekuk Polisi