Ada 6 Hal Penting Yang Harus Dilakukan Proyek SMPEI
BUALBUAL.com - Konsultan manajemen proyek Sustainable Management of Peatland Ecosystems in Indonesia (SMPEI) Provinsi Riau, Makruf Maryadi Siregar mengikuti Video Conference (Vidcon) bersama Direktur Pengendalian Kerusakan Gambut (PKG) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Budisusanti, Vidcon telah berlangsung di Kantor Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Kamis (11/06/20).
Dalam acara tersebut Makruf Siregar didampingi oleh Staf Admin Finance, Novita Saulina Situmorang, Vidcon tersebut membahas tentang koordinasi dan rencana pelaksanaan kegiatan SMPEI tahun anggaran 2020.
"Kegiatan ini merupakan arahan dari direktur jenderal (Dirjen) untuk mengagendakan pelaksanaan SMPEI dilakukan secara virtual," ungkap Direktur PKG - KLHK, Budisusanti saat Vidcon berlangsung.
Ditambahkan, Budisusanti menyampaikan beberapa hal penting yang harus dilakukan proyek SMPEI, pertama, membuat Surat Keterangan (SK) desa larangan untuk kebakaran hutan seperti pada Desa Harapan Jaya.
"Kedua, buat papan sore danger rating, ketiga, Buat publikasi perdesa dengan menampilkan local champion serta profil dan membuat Tim Kerja Pengendalian dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (TK - PPEG)," ujarnya.
Keempat, menanam tumbuhan hutan, kelima, buat baseline data, keenam, memberikan pelatihan yang dilakukan oleh provinsi kepada kabupaten kota, dan terakhir melakukan update foto demplot setiap minggunya.

Berita Lainnya
Gandeng TNI - Polri Kamar Narapidana Lapas Kelas IIA Tanjungpinang Dirazia
Rumah Susun Universitas Lancang Kuning Riau Sudah Diresmikan
Pasca ditetapkan Sebagai Gubri Terpilih, Abdul Wahid Berkunjung Berbagai Kementrian
Balai Karantina Pertanian Pekanbaru Musnahkan 57,7 Kg Paket Tanpa Sertifikat Kesehatan
Rumput Laut Salah Satu Usaha Unggulan Kecamatan Muaragembong Bekasi
Jangan Sampai Ketinggalan! Sayembara Logo HUT Riau Resmi Dibuka, Total Hadiah Rp15 Juta
Reuni Akbar SPG-SGA Tanjungpinang 2022, Gubernur Ansar Kukuhkan Pengurus Perkumpulan Alumni
Bupati HM Wardan Berduka Cita Atas Meninggalnya Tokoh Insel
Peringati HUT ke-13 IWO, Muridi Susandi: Jurnalisme Bukan Hanya Tentang Berita, tapi Senjata Perubahan
Bupati Inhil: LGBT Tidak Boleh Ada di Inhil, Ungkap Data HIV/AIDS yang Mengkhawatirkan
Gubernur Melantik Pengurus PAC HIPMIKINDO Seluruh Karimun
Alhamdulillah, PDP Positif Covid-19 Asal Kecamatan Mandau Dinyatakan Sembuh