Sudah 12 Hari Pelaksanaan Kampanye, Bawaslu Riau Catat Ada 499 Pertemuan
BUALBUAL.com - Sampai dengan hari ke-12 pelaksanaan kampanye Pilkada Serentak 2020, Senin (7/10/2020), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau mencatat, sejauh ini ada sebanyak 449 kali pertemuan yang digelar oleh seluruh calon kepala daerah di 9 kabupaten/kota setempat.
Dari total jumlah pertemuan tersebut, Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan dua pertemuan di antaranya terpaksa dibubarkan lantaran penyelenggara tidak mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye.
Di mana, STTP ini berlaku untuk setiap jenis kampanye, termasuk tatap muka atau dialogis. Secera prosedur, STTP lebih dulu disampaikan kepada polisi dan ditembuskan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Hasil pengawasan kami pad 10 hari kampanye pertama ini, ada dua kegiatan kampanye di Kota Dumai yang tidak memiliki STTP. Jajaran kami bersama dengan pihak kepolisian setempat mengambil langkah tegas berupa pembubaran kegiatan," tutur Rusidi, Rabu (7/10/2020) di Pekanbaru.
Berdasarkan pengawasan kampanye di 10 hari pertama itu, lanjut Rusidi, Paslon lebih banyak melakukan kampanye dengan pertemuan terbatas, penyebaran bahan kampanye dalam bentuk masker, penutup kepala wanita (jilbab), kartu nama, brosur, serta stiker dan lain lain.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebar di beberapa daerah seperti di Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Dumai.
"Bahan kampanye yang dibagikan pasangan calon kita lihat ada yang berbentuk jilbab, masker, pakaian, kartu nama dan brosur, dan itu diperbolehkan," jelasnya.
Pada masa pandemi Covid-19 ini, penerapan rotokol kesehatan juga merupakan bagian fokus pengawasan Bawaslu.
Catatan Bawaslu, pelanggaran protokol kesehatan terjadi di Kabupaten Kuansing dan Kabupaten Kepulauan Meranti, namun Pengawas yang berada di lapangan segera mengingatkan kepada tim sukses dan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan.
"Bawaslu Kabupaten/Kota se-Riau juga akan terus melakukan pengawasan terhadap pemasangan APK yang tidak sesuai aturan, dan jika kami mendapatinya kami akan langsung tertibkan," tegasnya.

Berita Lainnya
Bang Dani Diteriaki Emak-emak Sungai Dusun: Berjuang Terus Pak, Semoga Menang
Paslon 02 Arya Lukita Budiwan dan Erlina Gelar Doa Bersama anak-anak yatim Piatu
Ajak Masyarakat Ramaikan Jalan Sehat di Stadion Utama, PPP Riau Kasih Doorprize Pertama Umrah
Sah! Haji Herman -Yuliantini Terima SK DPP Golkar Maju Pilkada Inhil 2024
Kutuk Serangan Israel ke RS Indonesia di Gaza, PKS: Tindakan Biadab
Herman Pimpin Golkar Inhil, Pesan Keras ke Kader: Tak Mau Besarkan Partai, Silakan Keluar
Fungsionaris Golkar Riau: Larshen Tak Punya Kapasitas Bicara Soal ADK
Dukungan Pemuda Desa di Inhil untuk Gus Muhaimin Maju Capres 2024 Semakin Meningkat
Emak-emak dan Milenial Kompak Hadiri Kampanye Fermadani di Pulau Burung
PKB Riau Gelar Rakor Persiapan Pemilu 2024 dan TOT Lembaga Saksi Pemenangan Se-Provinsi Riau
Rosman Malomo Ikut Antar Haji Herman-Yuliantini Daftar ke KPU Calon Bupati Inhil
Forum Komunikasi Imam Masjid Membantah Mendukung Calon Walikota Pekanbaru Agung-Markarius