Korupsi Suap Pengurusan DAK Kota Dumai Riau, KPK Panggil 6 Orang Saksi, Dua di Antaranya ASN
BUALBUAL.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) memanggil enam orang saksi dugaan tindak pidana korupsi dan suap terkait dengan pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Kota Dumai dalam APBNP tahun 2017 dan APBN 2018, untuk tersangka Zulkifli Adnan Singkah (ZAS) Wali Kota Dumai.
Keenam saksi tersebut dua di antaranya berstatus aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemkot Dumai, mereka adalah Anggi Sukma Buana dan Muhammad Saddam.
Sedangkan empat saksi lainnya dari pihak swasta adalah Kamari Adi Winoto sebagai CEO Aulia Wijaya Mebel, M Yusuf Sikumbang, Mashudi, Edward Amka yang merupakan pegawai swasta. "Mereka dIperiksa sebagai saksi untuk tersangka ZAS," kata Juru Bicara KPK RI, Ali Fikri, Senin (2/11/2020).
Pemeriksaan dilakukan di Polda Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Dalam kasus ini, Fikri mengaku sudah memeriksa sekitar 50 orang saksi dari berbagai latar belakang, mulai dari pejabat maupun dari swasta. "Sudah sekitar 50-an saksi diperiksa," katanya waktu itu.
Seperti diketahui KPK menetapkan Wali Kota Dumai Zulkifli Adnan Singkah sebagai tersangka kasus dugaan suap mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo.
Selain itu, Zulkifli juga disangkakan menerima gratifikasi. Untuk perkara pertama yaitu suap, Zulkifli diduga memberikan Rp550 juta ke Yaya untuk mengurus anggaran dana alokasi khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 Kota Dumai.
Sedangkan untuk perkara kedua yaitu gratifikasi, Zulkifli diduga menerima gratifikasi berupa uang Rp50 juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta.
Wali Kota Zulkifli As sudah menyandang status tersangka lebih dari setahun. Ia sudah beberapa kali di periksa sebagai tersangka, namun KPK belum melakukan penahanan terhadap orang nomor satu di Kota Dumai itu

Berita Lainnya
Diduga Bandar Sabu, Acek Warga Kambesko Rengat Inhu Diamankan Polres Inhu
Antisipasi Tindak Kriminal, Gabungan Polsek Mandau Dan Polres Bengkalis Gelar Operasi
Baru Tiga Hari Kenal, Pemuda Ini Nekat Bawa Kabur Sepeda Motor Penjual Martabak
Cekcok Rumah Tangga Berujung Penganiayaan, Pria di Mandau Ditangkap Polisi
Adanya Dugaan Dibakar, Polisi Tunggu Hasil Autopsi Temuan Mayat di Rumah Kosong Pekanbaru
Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras di Parit 13 Berhasil Diungkap Polres Inhil
Pembunuhan Sadis di Riau: Dua Tetangga Bunuh Lisma Dona Demi Uang Arisan
Akibat Suap Suami Sendiri, Kepala BKAD Meranti Dipenjara 30 Bulan
Gara-gara Narkoba Suami Kabur, Istri Cs Keciduk, DPO Ikut Terangkut Polisi
Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri Bongkar Celah Dakwaan, Unsur Niat Jahat Abdul Wahid Dinilai Belum Terbukti
Satres Polres Inhu Amankan 56,78 Gram Sabu-Sabu dari Tangan Pria Paruh Baya
Beredar akun Facebook Palsu Bupati Kampar, Diskominfo : Hati - hati menggunakan media Sosial