Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Ketua Umum YLBHI Asfinawati Ingatkan Calon Kapolri Komjen Sigit soal Diksriminasi Penegakan Hukum
BUALBUAL.com - Ketua Umum YLBHI, Asfinawati menyampaikan sejumlah catatan kepada Komjen Listyo Sigit Prabowo usai disetujui oleh Komisi III DPR RI sebagai Kapolri. Asfinawati mengingatkan Komjen Sigit terkait diskriminasi penegakan hukum.
"Dalam masa (Komjen Sigit) menjadi Kabareskrim ada kasus-kasus hate speech, fitnah yang dianggap berat sebelah/diskriminatif, yaitu ada yang langsung diproses tapi sebaliknya ada laporan yang tidak/lambat ditindaklanjuti," kata Asfinawati, saat dihubungi, Rabu (20/1/2021).
Asfinawati menegaskan persoalan penegakan hukum yang diskriminatif ini sudah menjadi gejala umum di Polri selama beberapa tahun terakhir. Karena itu, kata dia, persoalan penegakan hukum merupakan PR utama Polri.
"Ini gejala umum beberapa tahun belakangan ini tidak hanya pada masa beliau (Komjen Sigit), jadi diskriminasi penegakan hukum adalah salah 1 PR utama Polri akhir-akhir ini," ucapnya.
Kemudian Asfinawati juga memberi catatan kepada Komjen Sigit terkait utang pengungkapan kasus Novel Baswedan. Dia menyebut kegagalan pengungkapan kasus Novel merupakan tanggungjawab Komjen Listyo.
"Ada utang tentang pengungkapan kasus Novel, kegagalan tersebut merupakan tanggungjawab Listyo Sigit Prabowo selaku Kabareskrim Polri oleh karena itu pilihan calon tunggal Kapolri oleh Presiden patut dipertanyakan," ujarnya.
Lebih jauh soal kasus Novel, Asfinawati meminta Komjen Sigit untuk bisa mengungkap aktor intelektual penyiraman air keras tersebut. Pembentukan tim khusus untuk menyelidiki kasus Novel disebut perlu dilakukan oleh Komjen Sigit.
"Membentuk tim khusus untuk menyelidiki ulang penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan untuk melakukan Pengungkapan Aktor Intelektual dibalik Penyiraman Air Keras terhadap Novel Baswedan," sebutnya.

Berita Lainnya
Bawaslu Riau Belum Terima Tembusan Surat Teguran Gubri ke Kepala Daerah yang Dukung Jokowi-Amin
Amien Rais: Insya Allah Jokowi Kalah di 17 April 2019
Presiden Jokowi 'Tebar' 1.500 Sertifikat di Empat Kabupaten di Jateng
Ternyata Romahurmuziy Ditangkap Di Depan Posko Pemenangan TKD Jokowi-Maruf
APNAS: Maaf, Rakyat Harus Tahu Pengusaha Besar Kecil Menderita Selama Pemerintahan Jokowi
Gubernur Kepri Jalani Pemeriksaan di Mapolres Tanjungpinang Terkait Dugaan OTT oleh KPK
Jokowi-Maruf Kalah, Di TPS Walikota Firdaus Nyoblos
Ngaku Keluarga dan Dukung Jokowi, Sandiaga Uno: Saya Tak Kenal Rudi Uno
Wow..!!! Anggaran Mengobati Pasien Covid-19 Rata-rata Rp 184 Juta Per Orang
Kubu Jokowi Tolak Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris
Ali Ngabalin Sebut PAN Tidak Usah Gabung Koalisi Jokowi
Jawaban Menohok Prabowo, Dituding Jokowi Ada Konspirasi Rusia