'MAPIA' Kapal Besi Belanda yang Tenggelam di Sungai Cenaku
BUALBUAL.com - MAPIA adalah kapal besi Belanda yang tenggelam di Sungai Cenaku. Kapal MAPIA dibuat oleh galangan kapal N.V. Internationale Stalen & Gewapend Beton Scheepsbouw Maatschappij 'De Maas' Belanda yang diluncurkan pada tahun 1930 memiliki panjang 165,40 feet (50,4 meter) dengan bobot mati 403 DWT.
Kapal ini milik N.V. Koninklijke Paketvaart-Maatschappij (KPM) didirikan pada 19 Maret 1888 merupakan perusahaan pelayaran milik swasta Belanda yang diberikan subsidi untuk melayani jalur pelayaran di Kepulauan Nusantara.
Untuk perairan sekitar daerah Sungai Indragiri, kapal kargo ini memilik rute pelayaran dari Singapura - Sapat - Tembilahan - Pulau Palas - Pengalian Estate dan Rengat (PP).
Kapal ini pada awalnya digunakan sebagai kapal kargo umum untuk mengangkut barang, penumpang (6 penumpang kelas satu dan 218 penumpang kelas dek) dan paket pos. Pada tahun 1937 dimodifikasi khusus sebagai kapal kargo barang.
Ketika Jepang menguasai wilayah Hindia Belanda, kapal MAPIA sedang berada di perairan Sungai Indragiri dirampas dan disembunyikan oleh tentara Jepang pada tanggal 15 Februari 1942. Dan ditemukan kembali pada bulan November 1945 dalam kondisi rusak parah. Akhirnya kapal tenggelam di Sungai Cenaku, sebagian bangkai kapalnya diambil untuk dijadikan besi tua.
Sumber: Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidy bin Ismail Abdullah, yang lahir di tepian Sungai Igal pernah tinggal di tepian Sungai Pelanduk, Gangsal, Reteh, Ibu Mandah, Sapat Dalam. Masa ini bermukim antara Parit 14 dan Parit 15 Tembilahan di tepian Sungai Indragiri.

Berita Lainnya
Rektor UIR Pastikan Dua Dosennya Sudah Mundur dari Partai Golkar
UNRI Diminati 10.388 Pendaftar Lewat Jalur SMMPTN-Barat 2025
Dompet Dhuafa Riau Wujudkan Mimpi Anak-anak Suku Talang Mamak untuk Sekolah
Dukung Program Cegah Stunting, Mahasiswa Kukerta UNRI Membuat Inovasi Makanan Ubi di Desa Pekan Kamis
Dosen dan Mahasiswa Unsika Implementasikan Aerasi Kolam Ikan di Desa Karangsinom
HMJ HTN Siyasah UIN Suska Riau Goes to School di Desa Kampung Baru Concong
SD MIT Fathizk Wakili Riau Lomba Pantomim FLS2N di Jakarta
HAN: Momentum Menanamkan Karakter Anak Sejak Usia Dini
MZK Institute Gelar Workshop Pra UKW Diikuti Peserta dari Berbagai Daerah
Radar Surveilans Inisiasi Dosen Teknik Unri Dilirik Mabes TNI
Bupati Inhu Tinjau Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Belajar Tatap Muka
Banggakan Rohil, Rama Abelia Al-wahayun Raih Juara The Best Acting Tingkat Nasional