Usai Dilantik, Bupati dan Wabup Meranti Tiba di Selatpanjang Disambut Pejabat dan Masyarakat
BUALBUAL.com - Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil-Asmar tiba di Selatpanjang Jumat (26/2/2021) sore di Pelabuhan Tanjung Harapan.
Kehadiran orang nomor 1 di Kabupaten termuda di Riau itu disambut oleh Sekda Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Eko Wimpiyanto, Jajaran Pejabat Dilingkungan Pemkab. Meranti, Tokoh Masyarakat/Agama serta Simpatisan.
Rombongan disambut dengan pengalungan bunga dilanjutkan denhan tarian dan pencak silat, setelah itu langsung bertolak ke kediaman H. Adil di jalan Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.
Sebelum sampai di kediaman rombongan Bupati dan Wakil Bupati H.M Adil-H. Asmar berhenti di simpang jalan Perjuangan, sekitar 200 meter dari kediaman Bupati.
Disitu H. Adil dan H. Asmar turun dari kendaraan dinas dengan mengenakan baju PDU lengkap mulai berjalan kaki sampai ke kediaman Bupati H.M Adil. Hal tersebut dilakukan seperti dikatakan Bupati adalah untuk menyapa secara langsung masyarakat yang sedari tadi telah menunggu kehadirannya
Dari pantauan media sambil berjalan kaki, mereka menyapa ratusan masyarakat yang menyambut pasangan Bupati dan Wakil Bupati Meranti terpilih tersebut.
Sesampai di kediaman H. Adil juga meladeni seluruh masyarakat yang ingin berfoto dengan dirinya.
Di tengah-tengah penyambutannya Adil yang sempat diwawancara menyampaikan rasa syukur atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Meranti oleh Gubernur Riau dan mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyatakat atas dirinya dan Wakil Bupati.
Terkait dekorasi rumah kediamanya yang dibuat hijau putih diakui Bupati H.M Adil adalah hal biasa tidak ada yang terlalu istimewa.
"Rumah yang saya rasa biasa-biasa saja kok jadi begini, jadi hijau putih. Saya gak pernah berpikir begini saya rasa biasa-biasa saja, karena saya minta biasa-biasa saja," ujarnya sambil melihat dekorasi rumahnya.
Begitu juga saat ditanya bagaimana perasaanya setelah dilantik sebagai orang nomor satu di Kepulauan Meranti. H. Adil mengaku tidak ada perasaan berlebihan karena ia menyadari kalau Jabatan itu adalah amanah yang melekat sebuah tanggungjawab kepada masyarakat.
"Saya itu biasa-biasa saja. Karena ini jabatan ya harus dijalankan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Selanjutnya untuk mewujudkan Visi dan Misinya Bupati H.M Adil dan pasangannya H. Asmar mengaku tidak mau membuang-buang waktu dimana pada hari Senin esok, dirinya akan langsung masuk kantor dan mengumpulkan seluruh pejabat untuk diberikan pengarahan.
"Secepatnya kita kerja, jadi saya dan pak haji Asmar sudah komitmen hari Senin kita sudah mulai kerja," ujarnya.
Dihari pertama masuk kerja Senin depan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih ini akan segera melaksanakan 7 program strategis yang telah dicanangkannya saat mencalon.
Dijelaskannya untuk melaksanakan seluruh programnya dirinya akan segera melaksanakan rapat dengan seluruh OPD di lingkungan pemerintah Kepulauan Meranti.
"Senin kita akan upacara dan ada pengarahan. Selanjutnya kita akan dapat dengan OPD yang ada di Meranti di situ kita akan evaluasi kinerja-kinerja," pungkasnya.

Berita Lainnya
Kadiskes: Tambah 12 Pasien Sembuh Covid-19 di Riau, 11 Diantaranya Warga Pekanbaru
Pastikan Razia Berlangsung Sesuai Aturan, Kalapas Bagansiapiapi Turun Langsung Dampingi Petugas
Ketua DPRD Inhu Terima Buku "Reunifikasi Korea" dari Ketua Umum JMSI Pusat
Inhil Masuk 5 Kabupaten Kota di Riau Tak Salurkan BPNT dan PHK, Begini Penjelasan Kadis Sosial
Kepala Sub Direktorat Pemulihan Direktorat PKG Jelaskan Kegiatan SMPEI 2020
Petani Sagu Meranti Dapat Angin Segar, 100 Hektare Kebun Segera Diremajakan
Kabar Duka, Satu Dokter di Riau Meninggal Dunia
Buktikan Keseriusan Untuk Bengkalis Bermasa, Bupati Bengkalis Paparkan Kebutuhan Dana Pembangunan ke Bappenas
Polda Bakal Verifikasi Ulang Surat Perjalanan Khusus Warga yang Masuk ke Riau
Gubri Hadiri Pertunjukan Musik Riau Rhythm in Orchestra 2020 'Awang Menunggang Gelombang'
9 Warga Binaan Asal Luar Negeri Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Dapat Remisi Khusus
Pencawapresan Gibran Cacat Legitimasi Karena Manuver Inkonstitusional di MK