Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Satwa Liar Ular Piton Mati Terpanggang di Lahan Terbakar di Siak Riau
BUALBUAL.com - Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menimbulkan ancaman bencana asap untuk manusia, tetapi juga menjadi ancaman kematian bagi satwa-satwa liar akibat terpanggang kobaran api.
Seperti kasus Karhutla baru-baru ini yang terjadi di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau. Tim gabungan pemadaman Karhutla menemukan bangkai seekor Ular Piton yang mati terpanggang di lokasi lahan terbakar.
"Iya betul, tim pemadaman api menemukannya di batas antara hutan terbakar dengan hutan yang masih hijau," kata Kabid Damkar Siak Irwan Priyatna, Kamis (4/3/2021).
Tim gabungan memprediksi bangkai ular yang ditemukan di atas lahan gambut yang terbakar itu berupaya lari menuju lahan yang tidak terbakar.
"Soalnya ular itu didapat dalam keadaan mati di perbatasan antara nyala api dengan lahan hijau. Mungkin ularnya berupaya menyelamatkan diri ke zona hijau tapi api yang panas membunuhnya," jelas Irwan.
Diceritakan Irwan, hal itu bermula saat tim pemadaman api melakukan penyisiran di sekitar titik lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api.
"Saat melakukan penyisiran itu, petugas menemukan seekor ular piton berukuran panjang sekitar 2 meter lebih yang sudah tidak bernyawa lagi. Kuat dugaan ular tersebut mati akibat terperangkap kobaran api," kata Irwan.
Irwan mengaku, timnya selalu berjumpa dengan hal-hal seperti ini setiap melakukan pemadaman Karhutla di berbagai lokasi.
Irwan meyakini banyak hewan yang mati dan kehilangan habitatnya akibat terjadinya karhutla.
"Bisa kebayangkan hewan-hewan di hutan bertarung di atas kobaran api yang membakar habitatnya," ungkap Irwan.
Dengan demikian, tak henti-hentinya Irwan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk cinta akan lingkungan. Sebab, menurutnya jika lingkungan rusak maka banyak hal yang akan hilang.
"Bencana itu bukan hanya akan datang pada manusia saja tapi seluruh makhluk hidup. Apalagi soal karhutla, tentunya akan banyak yang rusak dan kehilangan habitat hewan," tutupnya.
Tim gabungan pemadam Karhutla di Siak menemukan bangkai ular piton sepanjang 2 meter yang mati akibat terpanggang kobaran api

Berita Lainnya
Puluhan Bener KDI, Dirobek dan Dibuang oleh Orang Tak Dikenal
Orang Tua Murid Keluhkan Besarnya Iuran yang Diminta SMK N I Kotabumi Lampura
Iran Tegaskan Siap Intervensi Jika Israel Terus Gempur Gaza
Damkar Inhil Imbau Warga Waspada Kebakaran Selama Blackout Usai Dua Rumah Terbakar
Pemuda di Pulau Kijang Inhil Alami Luka Bakar Akibat Tersengat Listrik
Uang Rp.125 Juta Siap Diberikan Kepada Siapapun Yang Dapat Menemukan Ibu Ervina Sebelum Lebaran Idul Fitri
Ratusan Driver Ojol Pekanbru Datangi Mapolresta 'Gara-gara Kawannya Ditendang'
Sandi Ingatkan DPRD Inhil Tidak Mandul Kawal Luapan Air di Desa Kuala Sebatu
Lagi, Pengunjuk Rasa Bakar Alquran di Depan Kedubes Irak di Kopenhagen, Denmark
Heboh! Kantor Dinas PUPR Rohil Diwarnai Keributan, Ada Apa?
Pedagang Pasar Inhil Melawan! Tolak Relokasi Tanpa Kejelasan, APPSI Angkat Suara
Warga Panik, Gempa Bumi Guncang Beberapa Wilayah di Jawa Barat