Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Pemkab Lampung Utara Gelar Upacara Kesadaran Nasional
BUALBUAL.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) bersama Unsur TNI dan Polri menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Pemkab setempat, Rabu (17/03/2021).
“Namun semenjak adanya pandemi Covid-19, kegiatan upacara bulanan ini tidak dapat kita laksanakan secara rutin, melainkan harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” kata Bupati saat memberikan sambutan.
Menurut Bupati, upacara bulanan ini kembali dilaksanakan pada hari ini, namun pelaksanaannya berbeda dengan upacara bulanan yang sebelumnya. Sebab, upacara kali ini dilaksanakan secara gabungan bersama-sama dengan Polri dan TNI, tentu dengan peserta yang terbatas, serta menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).
“Upacara gabungan ini dimaksudkan untuk memperkokoh sinergi dalam rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, atau Harkamtibmas sebagaimana arahan dari Kapolda Lampung,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian kita semua pada upacara kali ini. Pertama, dalam rangka menjaga ketertiban pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat, maka kepada seluruh ASN serta personil Polri dan TNI kiranya dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.
“Sebagai Penegak Kedisiplinan, maka kita harus lebih dulu menerapkan disiplin yang tinggi. Ini adalah sebuah tanggungjawab yang besar yang harus kita emban bersama. Jangan sampai dimata masyarakat justru kita dinilai sebagai penegak yang tidak disiplin,” kata Bupati.
Kedua, sambung Bupati, perlu diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mulai tanggal 8 Maret 2021 yang lalu telah melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka bagi sekolah PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK yang dinilai memenuhi kriteria kesiapan.
Untuk itu, Bupati mengajak bersama-sama memantau dan mengawasi jalannya pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka tersebut, manakala ditemukan pelanggaran terhadap syarat yang telah ditentukan, maka kiranya dapat segera berkoordinasi kepada pihak terkait untuk segera diambil tindakan pemberhentian sementara kepada sekolah tersebut, dan kembali melaksanakan pembelajaran daring atau melaksanakan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR).
“Ketiga, kita tentu juga tahu, bahwa di pertengahan bulan April yang akan datang kita akan memasuki bulan Ramadhan. Untuk itu, mari kita bersama-sama mempersiapkan berbagai langkah-langkah yang diperlukan, mulai dari kesiapan pengamanan, ketertiban transportasi, dan kesiapan sediaan stok pangan, sehingga kondisifitas di daerah kita tetap dapat terpelihara,” tandasnya.
.jpg)

Berita Lainnya
Ahli Epidemiologi Khawatirkan Gelombang Kedua Covid-19 di Riau
BLK Pekanbaru Harus Mampu Persiapkan Putra-Putri Riau Kerja di Tanah Kelahiran
Roby Bersyukur, Hibah Provinsi 2,04 Milyar Sentuh Masjid, Pesantren Hingga Gereja dan Vihara
Kepala Desa Bisa Jabat Hingga 21 Tahun Lewat UU Desa yang Baru
Kemenag Rampungkan Edaran Pembukaan Pesantren Akhir Pekan Ini
40 Ribu UKM di Riau Kembali Diusulkan Dapat Bantuan Pusat
Sekdaprov Riau Buka Exit Meeting Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Secara Virtual
Bupati Bengkalis Kasmarni, Tekankan Perusahaan Rekrut Naker Lokal 60%
BPJAMSOSTEK Purwakarta Kampanyekan Kerja Keras Bebas Cemas
Mahasiswa UMRAH Antusias Sambut Gubernur Ansar, Berebut Ingin Bersuafoto
Alhamdulillah, Dua PDP Covid-19 Dirawat di RSUD Teluk Kuantan Kondisinya Membaik
Edy Natar: Perlu Keseriusan Agar Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan