Posko PPKM Mikro Desa Jaya Sakti Menuai Jadi Pertanyaan Masyarakat
BUALBUAL.com - Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Desa Jaya Sakti Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji Lampung diduga mark up keuntungan dengan bentuk asal jadi.
Pasalnya Posko tersebut dibuat tidak sepenuhnya oleh oknum pengelola anggaran, dugaan posko yang ditempati ialah tempat parkir motor. Posko tersebut hanya bermodalkan banner, posko tersebut tidak pernah ditunggu sesuai aturan alias makan gaji buta.
Sedangkan menurut intruksi Kemendagri 03 tahun 2021 tentang PPKM Mikro. dan penanganan Covid-19 ditingkat desa atau kelurahan, guna posko tersebut untuk pengendalian virus corona.
Sedangkan anggaran tersebut diserap dari dan APBDes dan DD sebesar 8% posko tersebut harus ditunggu 12 Jam (08.00 - 20:00 WIB).
Saat dikonfirmasi salah satu warga setempat yang namanya enggan dipublikasikan Minggu (08/05) mengatakan,memang benar mas, posko tersebut adalah lahan parkir milik kantor desa, posko tidak dijaga sesuai aturan yang sampean sebutkan.
Kami dari awak media beberapa kali menemui kepala Desa di kantor maupun di rumah kediamannya untuk konfirmasi (dimintai keterangan), namun sayang tidak bisa ditemui, dihubungi melalui via seruler selalu nadanya sibuk hingga berita ini diterbitkan.
Meminta kepada bupati tindak tegas oknum yang diduga merugikan negara.

Berita Lainnya
Kembali Terjadi! Lima Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Kampar-Riau
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Mobil dan Motor Warga di Inhil Hangus Terbakar
Rosihan Tetap Harus Bayar, Meskipun Program Bupati Berobat Gratis Hanya Pakai KTP di RSUD Meranti
Aneh Bin ajaib! Gempa di Kuansing, Warga Tidak Merasakan Adanya Goncangan
Penjambret HP di Pekanbaru Diamuk Massa
Puluhan Napi Lapas Narkotika Tanjungpinang Diberikan Pelatihan Menjahit
Akibat Abrasi Pantai, 10 Rumah di Kelurahan Seberang Tembilahan Rusak Terseret Arus
Terungkap Fakta, Isi WhatsApp Penting Nus Kei ke John Kei Sebelum Penyerangan
Innalillahi wa inna ilaihi Raji'un, Mantan Menteri Dalam Negeri Syarwan Hamid Meninggal Dunia
Dekat Kebun Pisang, Warga Pekanbaru Temukan Mayat Berjenis Kelamin Pria
Plang Diturunkan, Tanda Bubarnya DPW FPI di Inhil
Hari Pertama Pencarian, Rayendra Belum Ditemukan di Sungai Batang Kuantan