Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Dua Bocah di Bangkinang Kampar Ditemukan Tewas di Kolam Bekas Galian C
BUALBUAL.com - Peristiwa tragis terjadi di Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar. Dua orang bocah laki-laki ditemukan tewas tenggelam dalam kolam bekas galian C yang sudah tidak dipakai lagi atau ditinggalkan, pada Senin (22/3/2021) malam.
Kedua bocah naas yang tewas tenggelam ini adalah Atta Fatar Maulan (7) dan Aan Adi Putra (5). Kedua korban rumahnya berdekatan (bertetangga) di Dusun Teratak Domo Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang, Kampar.
Kapolres Kampar AKBP Muhammad Kholid melalui Kapolsek Bangkinang Kota IPTU Era Maifo kepada wartawan, Selasa (23/3/2021) pagi mengatakan, peristiwa ini bermula pada Senin (22/03/2021) sekira pukul 14.00 WIB, saat itu kedua bocah ini bermain sepeda di sekitar rumahnya di Dusun Teratak Domo RT 002 RW 002 Kelurahan Pasir Sialang. Kemudian sekira pukul 16.00 WIB keduanya tidak lagi terlihat bermain sepeda di sekitar rumahnya.
Kemudian ayah kedua anak yang bertetangga itu mencari mereka di sekitar kampung, lalu menemukan sepeda, pakaian serta sendal korban di pinggiran jalan tidak jauh dari bekas penambangan pasir atau galian C yang sudah tidak digunakan lagi.
Pada pukul 18.00 WIB dikarenakan kedua korban belum ditemukan, maka hal ini diberitahukan kepada pihak keluarga lainnya serta warga masyarakat sekitar, selanjutnya dilakukan pencarian secara bersama.
Sekira pukul 23.00 WIB, masyarakat melakukan pencarian dengan cara menyelam didalam genangan bekas penambangan Galian C yang diperkirakan mempunyai kedalaman sekitar empat meter dan ditemukan korban pertama atas nama Aan Adi Putra dalam keadaan meninggal dunia. Berselang 20 menit kemudian ditemukan lagi korban kedua Atta Fatar Maulana juga telah meninggal dunia, kedua korban kemudian dibawa ke rumah duka.
Kapolsek Bangkinang Kota IPTU Era Maifo menambahkan, kedua korban sudah berada di rumah duka dan pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi, dan telah membuat surat pernyataan penolakan yang diserahkan kepada pihak kepolisian.
Pada kesempatan ini Kapolsek Bangkinang Kota juga menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, agar peristiwa serupa tidak terulang.

Berita Lainnya
Speedboat Evelyn Calisca 01 Tembilahan - Tanjung Pinang Terbalik Diperairan Kateman
Viral Larangan Panen Kelapa, SAMBU Group Angkat Bicara: Hoaks, Bukan dari Kami!
Modus Akui jadi Famili, Usaha Penculikan Anak di SDN 1 Mekarjadi Ciamis Digagalkan
Perselisihan Warga, Polsek Pasir Penyu Selesaikan Perkara Melalui Restorative Justice
Massa Aksi Minta Polda Riau Usut Tuntas Kebijakan Bupati Adil Persoalan Penimbunan Sampah di Bibir Pantai Mekong
Warga Pulau Burung Hilang, Diduga Diterkam Buaya Akhirnya Ditemukan
Ponton Pembawa Material Bangunan Hantam Tiang Jembatan Padamaran II Rohil
Pedagang Mondar-Mandir Meratap Sedih, Inilah Penampakan Pasar Cik Puan Pekanbaru Usai Kebakaran Hebat
Polri Berduka! 7 Tahun Mengabdi, Kombes Kris Pramono Tinggalkan Kisah Bersama Aktivis GAMARI
Perangkap Harimau Sumatera Ditinggalkan di Desa Griya Mukti Jaya, Tim BBKSDA Awasi Pergerakan Satwa
Kawanan 12 Gajah Raksasa Melintas di Kebun Warga Pekanbaru, Warga Sempat Cemas
Sat Lantas Polres Inhil Urai Kemacetan Panjang di Jalur Lintas Rengat - Tembilahan