'Miris', Penanganan Pasien Covid-19 di Mesuji Diduga Kurang Profesional
BUALBUAL.com - Diduga kurang profesionalnya pihak rumah sakit Puri Husada dan Satgas Covid-19 di Kabupaten Mesuji dalam penanganan Covid-19.
Saat dimintai keterangan perihal adanya indikasi lalai dan pengabaian terhadap pasien Covid-19. Pihak manajemen Rumah Sakit Puri Husada hingga Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mesuji enggan berkomentar.
Salah seorang pegawai Rumah Sakit Puri Husada Simpang Pematang Kabupaten Mesuji yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan, mohon maaf pak, untuk informasi apapun terkait pasien, kami tidak berwenang untuk menyampaikan apapun. Karena kami bagian pelayanan,” ujar salah seorang pegawai saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp.
Saat dicoba mengkonfirmasi ke pihak manajemen Rumah Sakit Puri Husada, namun disayangkan tidak ada satupun yang dapat dimintai keterangan, menurut informasi dari pegawai RS Puri Husada, jajaran manajemen Rumah Sakit sedang libur. “Bagian manajemen sedang libur,” pungkasnya.
Selain itu, pegawai tersebut juga membantah atas konfirmasi perihal adanya indikasi lalai dan abai dalam melayani pasien Covid-19.
“Rumah sakit kami bertugas dengan pelayanan sesuai prosedur, begitupun proses pemberian informasi. Silahkan bapak bertanya kepada satgas Covid-19 wilayah terkait, di tempat pasien yg bersangkutan berdomisili. Satgas Covid-19 yg lebih berhak mengeluarkan pernyataan dan informasi terkait pasien tersebut. Terima kasih,” cetusnya, Sabtu (15/05).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Yanuar Fitrian juga enggan berkomentar, saat di hubungi melalui via telfon dan juga pesan WhatsApp pribadinya juga tidak menjawab namun nomor telfon tersebut dalam keadaan aktif.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang berwenang dapat menyampaikan keterangan atas dugaan kelalaian dan terindikasi abai terhadap salah seorang pasien Covid-19 yang juga telah meninggal dunia.

Berita Lainnya
Diduga Oknum ASN BKD Provinsi Lampung Aniaya Enam Alumni IPDN Angkatan XXX
Heboh Penemuan Jenazah di Sungai Kubur Tembilahan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Ditemukan Meninggal Dunia, Siswa SMA yang Tenggelam di Sungai Siak saat Mencari Sembako di Kapal Karam
Kembali, Polres Bintan Berhasil Gagalkan Penyeludupan PMI Ilegal ke Malaysia
Sudah Bertahun-tahun, Warga Midai Keluhkan Susahnya Jaringan Internet
Kabut Asap Tebal Selimuti Inhu, Jarak Pandang Anjlok hingga 1 Kilometer di Puncak Kemarau
GMNI Minta DPRD Inhil Bentuk Pansus Terkait Kelangkaan BBM dan Mafia Migas
Cek Fakta Informasi Video Perampokan Kapal di Guntung
Berikut Peristiwa Penting yang Terjadi pada Tanggal 2 Agustus
Penolakan Tidak Sah, Warga Setuju Pembangunan PLTP: Upaya Provokasi di Balik Blokade Jalan
HEBOH! Polda Riau Gerebek Gudang BBM Ilegal di Lipat Kain, Sempat Dihadang Warga
Alami Sejumlah Kendala, Jemaah Haji Kloter 33 Tangerang dan 08 Medan Mengkhawatirkan