Oknum Lurah Cabuli Keponakannya
Ketua Awas Kepri Minta Pelaku Pencabulan Diberi Ancaman Hukuman Maksimal
BUALBUAL.com - Ketua Aliansi Wartawan Siber Kepri (Awas Kepri), Parlindungan Simanungkalit, meminta aparat penegak hukum untuk menjerat pelaku pencabulan anak dibawah umur dengan ancaman hukum maksimal, bila perlu diancam dengan hukuman pengebirian.
“Sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 70 Tahun 2020 tentang tata laksana Kebiri serta UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Penerapan Perpu No. 01 Tahun 2016 mengenai perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak patut diterapkan dengan ancaman pidana pokoknya maksimal seumur hidup,” kata Parlin.
“Perbuatan yang dilakukan oleh oknum lurah dan guru ngaji, serta penjaga toko tersebut merupakan perbuatan kejahatan yang luar biasa bejat dan tidak bermoral, untuk itu sudah layak ancaman hukuman pengebirian dialamatkan ke pelaku,” sambung Parlin.
Kepada oknum lurah tersebut, sudah selayaknya untuk dipecat, karena sudah sangat mencoreng citra pemerintah, lurah sebagai panutan malah memberikan contoh yang sangat tidak layak dan malah menjadi predator sex terhadap anak dibawah umur.
“Saya minta kepada Walikota Tanjungpinang, Rahma untuk segera memecat Lurah tersebut, karena sudah mencoreng citra pemerintah,” tegasnya.
Dan kedepan menurut Parlin, agar Pemerintah Kota Tanjungpinang, dalam menentukan pejabat yang bersentuhan langsung di masyarakat, seperti Lurah terlebih dahulu dilakukan test psikologis dan jangan asal main tunjuk saja.
Sebelumnya, pihak kepolisian kota Tanjungpinang berhasil mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan oknum Lurah kepada anak di bawah umur, yang juga merupakan keponakannya sendiri.
Tidak hanya oknum Lurah, kasus ini juga melibatkan seorang oknum Guru di kota Tanjungpinang.

Berita Lainnya
Klarifikasi RT 002 Tanjung Unggat Terkait Dengan Tuduhan Yang Menyudutkannya
Polemik Kabupaten Purwakarta, Munjin Tegaskan Stop Propaganda
Lapas Narkotika Tanjungpinang Bersama BNNP Kepri dan Polres Bintan Ungkap Peredaran Narkoba
GMRJ Desak Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Cabut Izin PT. Arara Abadi
Niat Mengusir Monyet, Petani di Rohul Tewas Tertembak Senapan Sendiri
Ketua DPRD Lampura Angkat Bicara Terkait Perampasan Camera Wartawan pada Piala Bupati Cup
Kodim 0412/LU bersama Polres Lampura Temukan Penimbunan BBM Jenis Solar dan Pertalite
Meminta Usut Proyek Multiyers Pekanbaru, Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa di Gedung KPK
Polisi Gerebek Gubuk Diduga Tempat Narkoba di Pujud, Ditemukan Bong Bekas Pakai
BPJS Tak Punya! Terjatuh di Belakang Rumah 'Kayu Menancap Ke Perut' Warga Concong Inhil Butuh Uluran Tangan
Ingin Dikonfirmasi Soal Dana Pokir Dewan, Kadis Kominfo Tidak Masuk Kantor
Ini Kebohongan Joe Biden Terkait Konflik Hamas-Israel