Warga Sayangkan Kepenghuluan Teluk Bano 2 Rohil Tidak Pekerjakan Pekerja Lokal Terkait Pembangunan Daerah
BUALBUAL.com - Warga Kepenghuluan teluk Bano 2 Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau, Mengeluh terkait pembangunan di pemerintahan penghulu tidak mengunakan para pekerjaan orang Tempatan.
Hal ini diungkapkan salah seorang warga Warga Kepenghuluan teluk Bano 2 berinisial (I) yang tidak mau disebut namanya, Dirinya mengatakan penghulu tidak pernah mengajak kami untuk bekerja pembangunan di daerah kami, Lihat saja pembangunan posyandu di Kepenghulua teluk Bano 2 tersebut tidak memiliki tukang atau pekerjaan Tempatan, malah pekerja nya dari desa tetangga semua. Jelasnya.
Keluhan ini bukan tampa alasan, Apa lagi saat ini kami sedang menghadapi masa Pandemi covid-19 ekonomi sulit pekerjaan sulit, Kebutuhan keluarga kami harus kami penuhi dan banyak lagi kebutuhan kehidupan lainnya
"Seandainya kepala penghulu merangkul para pekerja lokal, Setidaknya uang upah bisa membantu perekonomian kami saat ini, Ini bukan masalah bisa atau tidak bisa dalam melakukan pembangunan tapi lebih memikirkan ekonomi masyarakat daerah Tempatan." Ucapnya 22/07/21
Warga penghulu teluk Bano 2 masih banyak mau bekerja tapi sangat di sayangkan kenapa pekerja pembuatan posyandu RT 02 RW 01 tersebut tidak memangil putra setempat.
I juga meminta kepada kepala penghulu lebih memikirkan kesejahteraan masyarakat Tempatan, Selain nilai ekonomi tapi lebih menciptakan kerja sama yang baik dengan masyarakat tempatan untuk membangun Kepenghuluan Teluk Bono 2 yang lebih baik kedepan.
Sampai berita ini dinaikan kami sudah menghubungi kepala penghulu Teluk Bono 2 melalui pesan WhatsApp dengan no 08126808 xxxx namun belum ada balasan serta tanggapan dari dirinya mengapa kepala penghulu memperkerjakan tenaga kerja di luar dari daerah kepenghuluan Teluk Bono 2.

Berita Lainnya
Satlantas Polres Inhu Bersama Forum LLAJ Tinjau Kerusakan Jembatan Teluk Sungkai
Datok Said Syarifuddin Resmi Memimpin LAMR Inhil Masa Khidmat 2020-2025
Kapal dengan Konsep Restoran Terapung di Pekanbaru Dimodifikasi Seperti Jembatan Siak
Holywings Kemang Disegel, Begini Reaksi Kuasa Hukum Habib Rizieq
Berbekal Sondong! Usaha Belacan Amah di Pesisir Riau Masih Bertahan di Tengah Pandemi
Kisah Penanaman Mangrove KLHK di Batas Negara
Junaidy Ismail: Protokol Kesehatan Bisa Belajar dari Kampung-kampung di Indragiri Hilir
DP2KBP3A Inhil Gelar Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten
Dengan Harga 77 Juta Lebih, Pusat Pilih Sapi Milik Rois Jadi Hewan Qurban Bantuan Presiden di Riau
Dampak Abrasi 1920 Haktare Kebun Kelapa Rusak, Petani Kuala Selat Pinta Pemda Bantu Selamatkan Perkebunan Kami
Menjaga Tuah, Melindungi Marwah : Saatnya Selamatkan Mangrove dan Kelapa Rakyat Inhil
Kadis DP3AP2KB Hadiri Kedatangan BPK RI. Dalam Rangka Persiapan Pemeriksaan Pendahuluan Upaya Pemda dalam Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting