Tok Huzrin Diperiksa Kejati Kepri
BUALBUAL.com - Terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi terhadap Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pelabuhan Kepulauan Riau. Mantan Direktur PT Pelabuhan Kepulauan Riau 2018, Huzrin Hood menghadiri pemeriksaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau, Rabu (08/09).
Usai diperiksa bersama Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Aziz Kasim Djou, Huzrin mengaku lelah.
Tak butuh waktu lama, pemeriksaan Huzrin dihentikan. Ia keluar terlebih dahulu dari ruang pemeriksaan.
"Tadi muntah - muntah di dalam (pas lagi pemeriksaan, red). Karena lima jam pelayaran dari Tanjung Balai ke Tanjungpinang sehingga saya tidak bisa menjawab dalam kondisi sehat, saya muntah-muntah didalam dan oleh karena itu ditunda,” ucapnya.
Menurut pria yang akrab disapa Tok Huzrin pemeriksaan yang dilakukan Kejati Kepri kepadanya terkait dengan kapal Lintas Kepri saat dirinya menjabat Direktur PT Pelabuhan Kepulauan Riau.
“Dugaan saya sebagaimana tugas saya setahun menjabat Direktur PT Pelabuhan Kepulauan Riau menyangkut kapal Lintas Kepri saya kira,” ucap usai menjalani pemeriksaan.
Huzrin menegaskan kemungkinan besar di akhir September dirinya akan kembali diperiksa terkait dugaan dengan kasus tersebut.
“Kemungkinan akhir September ini,” bebernya.

Berita Lainnya
Proyek 2024 Tunda Bayar! Pengusaha di Riau Jual Truk dan Ekskavator untuk Bertahan
Mobil PNS UIN Suska Riau Tabrak Dua Pohon Usai Benturan dengan Brio di Pekanbaru
Alami Sejumlah Kendala, Jemaah Haji Kloter 33 Tangerang dan 08 Medan Mengkhawatirkan
Warga Desa Tanjung Simpang Desak Penegak Hukum Klarifikasi Transparansi Ganti Rugi Kebun dan Dana CSR
Awas! Jalan Gerilya Parit 7 Tembilahan Hulu Rawan Longsor, Mobil dan Kendaraan Berat Dilarang Melintas
Satu Unit Rumah Janda di Dusun Mekar Jaya Kecamatan Pulau Burung Terbakar
UAS Klarifikasi: Gubernur Riau Tidak Ditangkap, Hanya Dimintai Keterangan oleh KPK
Ratusan Petani Usir Alat Berat Milik PT SBP Dari Skip Hilir Kecamatan Rengat
Wartawan di Mesuji Diduga Alami Pemukulan oleh Pengawas Alat Berat Dinas PUPR
Ketua kelompok Tani Melayu Maju Bersama di Pangil oleh polres Rohil, Apa Masalahnya?
Dilaporkan Atas Tuduhan Tak Jelas, Begini Tanggapan Aktivis Larshen Yunus
51 Warga Rohul Terjaring dalam Operasi Yustisi Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan