Diawal Operasi Tertib Ramadhan Lancang Kuning, 31 Paket Sabu dan 10 Pelaku Diamankan
BUALBUAL.com - Tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Satnarkoba Polresta Pekanbaru dan Samapta, menggelar operasi besar-besaran di dua lokasi antara lain kawasan Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat pada Jumat (1/4/2022) petang. Hasilnya, 10 orang diamankan aparat berwajib.
Ini merupakan serangkaian dari Operasi Tertib Ramadan Lancang Kuning 2022, menindaklanjuti intruksi Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, yang mana bertujuan menciptakan kondusifitas di tengah masyarakat, saat bulan suci Ramadan. Intruksi ini langsung dijalankan, dengan diawali pemetaan wilayah rawan.
Tim gabungan dibagi menjadi dua, dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Kombes Yos Guntur bersama wakilnya AKBP Nandang Lirama hingga Kasubditnya, serta Kasat Narkoba Polresta dan jajarannya. Aparat menyisir dua lokasi yakni Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam untuk dilakukan penggerebekan. Hasilnya, 10 orang dibawa untuk dimintai keterangannya.
"Ada dua lokasi, diantaranya Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat. Ada 89 personel dilibatkan. Sasarannya sebuah rumah di Gang Cik Ditiro, ditemukan tiga orang kan kita amankan," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto dalam jumpa persnya di Mapolsek Kota, Jumat jelang tengah malam.
Sunarto yang didampingi Kombes Yos Guntur, wakilnya AKBP Nandang Lirama dan Kasat Narkoba Kompol Ryan Fajri melanjutkan, tiga orang yang diamankan di sana masing-masing berinisial SC, RN dan PA. "Mereka di satu rumah dan digeledah, didapat barang bukti berupa bong," sambungnya.
Ketiganya kemudian diambil urine untuk dicek. "Ketiganya positif mengandung Metamphetamine," yakinnya.
Masih di Pangeran Hidayat, kepolisian kemudian mengamankan beberapa orang lainnya, berinisial MN, RJ, AH, SN dan LA. Kelimanya juga dinyatakan urinenya positif mengandung zat narkoba.
Sementara itu, tim yang menyisir Kampung Dalam juga membuahkan hasil. Aparat menemukan 31 paket kecil diduga Sabu-sabu. Selain itu, diamankan pula dua orang, berinisial JF dan FW. Keduanya juga hasil tes urine mengandung zat Narkoba.
"Kita juga amankan ada uang tunai Rp870 ribu, delapan unit handphone, buku catatan, buku tabungan, timbangan digital dan papan untuk loket yang diduga dipakai transaksi Narkotika," kata Sunarto.
Kata Kabid Humas, operasi tersebut sebagai tindak lanjut oleh jajaran atas intruksi Kapolda Riau, dengan tujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
"Ini sebagai preventife strike. Kita tegaskan, tidak ada tempat bagi pelaku kriminal di Riau.
Sementara 10 orang yang diamankan itu, saat ini tengah diproses di Satuan Resnarkoba Polresta Pekanbaru, walau tidak ditemukan barang bukti Narkoba dari tangan mereka.
“Ini langsung kita serahkan ke Polresta untuk proses lanjut,” tutupnya.

Berita Lainnya
Kok Bisa! Dugaan Politik Uang Tim AMAN Masuk Tahap Penyelidikan
Team Satnarkoba Gerak Cepat Tindak Tegas Pelaku Narkoba di Wilayah Hukum Polres Bengkalis
Sempat Kabur, Pria 45 Tahun di Mandau Tak Berkutik Saat Satresnarkoba Bengkalis Menyergap
Kasus Gas dan Oksigen BLUD, 2 Eks Dirut RSUD Rohul di Vonis 1 Tahun 2 Bulan
Sabu Siap Edar Digerebek di Kempas Jaya Inhil, Dua Pelaku Tak Berkutik
Polda Riau Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia saat Pandemi Covid-19
Bupati bersama Polres Lampung Utara dan TNI serta PT. Nakau Bagikan 5000 Karung Beras Kepada Masyarakat
Kuasa Hukum: Muflihun Tak Layak Jadi Tersangka dalam Kasus SPPD Fiktif, Akan Tempuh Jalur Hukum
Amankan 16 Juta Batang Rokok Ilegal, Bea dan Cukai Selamatkan Kerugian Negara 7 M Lebih
Terungkap Dalam Sidang Korupsi Amril, Abdul Kadir Sebut Kaderismanto Larang Terima Fee
Ayah Tiri Nekat Tiduri Anak Tirinya Berulang Kali
Pelaku Spesialis Curanmor Menyerahkan Diri ke Polres Lampung Utara