Komisi V DPRD Riau: Evaluasi Panitia dan Instansi Terlibat, Terkait Penis Bocah di Kuansing Terpotong saat Sunat Massal
BUALBUAL.com - Nasib anak-anak Kabupaten Kuantan Singinggi memang sangat disayangkan. Sunat, atau khitanan massal, di mana dia berpartisipasi adalah bencana karena kelenjarnya juga dipotong.
Anggota Komisi V DPRD Riau Bidang Kesehatan Ade Hartati Rahmat juga prihatin dengan persoalan ini. Dikatakannya, dalam kegiatan baksos seperti ini, semua hal harus diperhatikan, terutama persiapan tenaga medis.
“Saya juga khawatir dengan kejadian seperti itu. Saran kami, bakti sosial seperti ini lebih memperhatikan persiapan tenaga medisnya, perlu ada keseimbangan antara jumlah tenaga medis dengan jumlah peserta khitanan massal," kata Ade, Selasa (2022). 20) berkata.
Dia menekankan perlunya melacak dan mengevaluasi insiden seperti ini untuk mencegah masalah yang sama terjadi lagi. Dia meminta untuk mengetahui kronologi insiden tersebut.
“Kelalaian yang menyebabkan hal ini harus dievaluasi dengan baik oleh Panitia Penyelenggara atau pihak lain yang terlibat agar tidak terulang kembali sehingga timeline dan penyebabnya dapat diidentifikasi dan diperbaiki di masa mendatang. Itu bisa dilakukan,” katanya.
Insiden itu juga menjadi berita utama di beberapa media sosial. Seorang anak laki-laki miskin kehilangan organ vitalnya dalam sebuah sunat massal.
Diketahui, saat khitanan massal sang anak tinggal bersama orang tuanya. Perawat yang merawatnya adalah tenaga kesehatan dari Puskesmas Batang Peranap.

Berita Lainnya
Hasil Audit BPK di Dinas Pertanian Kuansing Dilirik Kejati Riau
Heboh, Wanita ditemukan Tewas di Basement DPRD Riau
BPN Sulut Disorot Akibat Blokir Tanah Sepihak
Proyek Dana Desa Dusun Tua Pelang Inhu Diduga Berbau Korupsi
Pencarian Berakhir Duka, Fatir Ditemukan Meninggal Hanya 5 Meter dari Lokasi Tenggelam
Mayat Perempuan Terapung di Tepian Sungai Rokan, Diduga Korban Pembunuhan
Tergeletak di Tepi Sungai Indragiri, Sosok Mayat Pria Ditemukan Warga Inhu
Maling Pinang Kena Batunya! Dua Pria Asal Tembilahan Diciduk Warga Teluk Pinang Saat Beraksi Tengah Malam
Tangis Keluarga Menanti, Rayendra Belum Ditemukan di Hari Kelima Pencarian
Jenazah Putri Wahyuni Dimakamkan, Keluarga Berterimakasih Sriwijaya Air Bertanggungjawab
Mayat Perempuan Terapung di Tepian Sungai Rokan, Diduga Korban Pembunuhan
Kilas Peristiwa Penting yang Terjadi pada 12 Februari